Skip to content
Berkontribusi
Propublika ID adalah situs berita Kalimantan
  • Beranda
  • Berita
  • Cerita
  • Esai
  • Justisia
  • Sastra
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Beranda
  • Berita
  • Cerita
  • Esai
  • Justisia
  • Sastra
  • Olahraga
  • Pariwara
Propublika ID adalah situs berita Kalimantan
  • Beranda
  • Berita
  • Cerita
  • Esai
  • Justisia
  • Sastra
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Beranda
  • Berita
  • Cerita
  • Esai
  • Justisia
  • Sastra
  • Olahraga
  • Pariwara
Search
Terbaru
Berita

Tiga Mantan Pengurus KONI Samarinda Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah

Alfian 9 Dec 2025
Berita

Gubernur dan Kajati Kaltim Sepakat Jalankan Pidana Kerja Sosial

Alfian 9 Dec 2025
aliansi jurnalis independen, anugerah dewan pers
Berita

AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025, Dinilai Tidak Transparan dan Tanpa Partisipasi Publik

FX Jarwo 9 Dec 2025
Berita

Bandara IKN Siap Layani Penerbangan Komersial, Kapasitas 1,6 Juta Penumpang

Alfian 9 Dec 2025
Hasil panen para petambak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (Dokumentasi Chevron)
Cerita

Program Ini Dongkrak Produktivitas Tambak dan Perbaiki Ekosistem Mangrove di Berau

FX Jarwo 9 Dec 2025
Gempa Dangkal Dua Kali Guncang Bogor, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif gempa rusia sampai tsunami indonesia. sesar tarakan. gempa tarakan. gempa jepang. info gempa
Berita

Gempa M7,3 Guncang Pesisir Timur Hokkaido, Jepang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

FX Jarwo 9 Dec 2025
Berita

Tambang Ilegal di Cagar Alam Teluk Adang Digulung Gakkumhut

Tim gabungan Gakkumhut menyita alat berat dan menangkap empat pelaku tambang ilegal di Cagar Alam Teluk Adang, Paser.

Alfian 9 Dec 2025
arsip pramoedya ananta toer
Esai

Arsip Pram: Ofir, Sumatra-kah?

Arsip ProPublika.id 8 Dec 2025
Situasi pantai yang dipenuhi tumpukan besar kayu apung dan puing-puing berserakan pasca-banjir di Sumatra Barat, 1 Desember 2025. ariefvsc/Shutterstock
Esai

Bisakah warga menggugat pemerintah atas bencana di Sumatra?

Conversation 7 Dec 2025
Berita

Cuaca Ekstrem Mengintai, Kaltim Siaga Bencana Hidrometeorologi

Alfian 6 Dec 2025
Berita

Delapan Kontrak Pembangunan Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN Diteken

Alfian 5 Dec 2025
Berita

96 Hektare Lahan di Balikpapan Berpotensi Jadi Sawah Baru

Alfian 5 Dec 2025
Ilustrasi Persoalan Sistemik Penggunaan Kata “Digagahi” untuk Kasus Pemerkosaan di Media Massa - Siti Nur Ramadhaniah Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman
Esai

Persoalan Sistemis Penggunaan Kata “Digagahi” untuk Kasus Pemerkosaan di Media Massa

Siti Nur Ramadhaniah 4 Dec 2025
Berita

Korupsi Proyek RPU Kutim, PPK hingga Penyedia Jadi Tersangka

Alfian 4 Dec 2025
Berita

BMKG: Musim Hujan Kaltim Berlanjut hingga Juni 2026

Alfian 3 Dec 2025
Pilihan
Kapankah Kita Berhenti Memusuhi Pemuda Kita Sendiri? - Esai Arief Budiman - Kompas, Senin, 18 September 1989 halaman 4.
Esai

Esai Arief Budiman: Kapankah Kita Berhenti Memusuhi Pemuda Kita Sendiri?

Arsip ProPublika.id 31 Oct 2025
Tenggelamnya Suara Nelayan di Tengah Lautan: Melihat Penerapan Regulasi Maritime Exceptional di Indonesia - M Luthfi Khair A
Esai

Tenggelamnya Suara Nelayan di Tengah Lautan: Melihat Penerapan Regulasi Maritime Exceptional di Indonesia

M. Luthfi Khair A. 10 Oct 2025
Seorang pemandu lokal menyorot cahaya senter ke lukisan tangan purba di dinding Gua Bloyot. Foto oleh Deta Widyananda.
Cerita

Lukisan Prasejarah di Goa Bloyot, Kaltim: Jembatan Mengenal Nenek Moyang

FX Jarwo 2 Oct 2025
tulisan bertema gerakan 30 September 1965 atau G30S/pki.
Esai

Membaca Ulang Gerakan 30 September 1965: Kelindan Militer, Intelijen, dan Kekuatan Asing

M. Luthfi Khair A. 29 Sep 2025
Kemunduran Ideologis Kaum Terpelajar: Refleksi atas Elite Modern Indonesia di Era Kapitalisme - Hidayatullah Rabbani
Esai

Kemunduran Ideologis Kaum Terpelajar: Refleksi atas Elite Modern Indonesia di Era Kapitalisme

Hidayatullah Rabbani 13 Sep 2025
Intervensi Algoritma Negara pada Pelabelan Hoaks, Demo, dan Judi Online - Ubaidillah. (Ilustrasi: ProPublika.id)
Esai

Intervensi Algoritma Negara pada Pelabelan Hoaks, Demo, dan Judi Online

Ubaidillah 29 Aug 2025

Berita

Lihat lainnya
Berita

Tiga Mantan Pengurus KONI Samarinda Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah

Alfian 9 Dec 2025
Berita

Gubernur dan Kajati Kaltim Sepakat Jalankan Pidana Kerja Sosial

Alfian 9 Dec 2025
aliansi jurnalis independen, anugerah dewan pers
Berita

AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025, Dinilai Tidak Transparan dan Tanpa Partisipasi Publik

FX Jarwo 9 Dec 2025
Berita

Bandara IKN Siap Layani Penerbangan Komersial, Kapasitas 1,6 Juta Penumpang

Alfian 9 Dec 2025
Gempa Dangkal Dua Kali Guncang Bogor, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif gempa rusia sampai tsunami indonesia. sesar tarakan. gempa tarakan. gempa jepang. info gempa
Berita

Gempa M7,3 Guncang Pesisir Timur Hokkaido, Jepang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

FX Jarwo 9 Dec 2025
Cerita
Lihat lainnya
Hasil panen para petambak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (Dokumentasi Chevron)
Cerita

Program Ini Dongkrak Produktivitas Tambak dan Perbaiki Ekosistem Mangrove di Berau

FX Jarwo 9 Dec 2025
Jadwal dan Harga Tiket Kapal Balikpapan-Makassar kapal pelni makassar balikpapan desember 2025
Cerita

Harga Tiket Kapal Pelni Makassar-Balikpapan Desember 2025

FX Jarwo 7 Dec 2025
Tiket dan Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Parepare desember 2025. Tiket dan Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Makassar
Cerita

Info Lengkap Tiket Kapal Pelni Balikpapan-Parepare Desember 2025

FX Jarwo 5 Dec 2025
kapal surabaya-balikpapan. Tiket dan Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Parepare Maret 2025. tiket kapal pelni balikpapan- makassar
Cerita

Ada Diskon, Ini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Makassar Desember 2025

FX Jarwo 3 Dec 2025
Ilustrasi Indonesia Viral 2045. ilustrasi bencana
Cerita

Mengapa Kita Tidak Boleh Selfie di Daerah Terdampak Bencana?

Conversation 21 Nov 2025
Esai
Lihat lainnya
arsip pramoedya ananta toer
Esai

Arsip Pram: Ofir, Sumatra-kah?

Arsip ProPublika.id 8 Dec 2025
Situasi pantai yang dipenuhi tumpukan besar kayu apung dan puing-puing berserakan pasca-banjir di Sumatra Barat, 1 Desember 2025. ariefvsc/Shutterstock
Esai

Bisakah warga menggugat pemerintah atas bencana di Sumatra?

Conversation 7 Dec 2025
Ilustrasi Persoalan Sistemik Penggunaan Kata “Digagahi” untuk Kasus Pemerkosaan di Media Massa - Siti Nur Ramadhaniah Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman
Esai

Persoalan Sistemis Penggunaan Kata “Digagahi” untuk Kasus Pemerkosaan di Media Massa

Siti Nur Ramadhaniah 4 Dec 2025
pati melawan
Esai

#PatiMelawan: Antara Viralitas, Solidaritas, dan Kooptasi Politik Kartel

Ubaidillah 21 Nov 2025
Penyair Dharmadi. (Foto bersumber dari Wikimedia Commons, diolah menggunakan Gemini AI)
Esai

Penyair Dharmadi, Sebuah Obituari

Abdul Aziz Rasjid 16 Nov 2025
Ketidakadilan Struktural dalam Penetapan Nilai Limit Lelang Hak Tanggungan Oleh: Mangara Tua Silaban, S.H.
Esai

Ketidakadilan Struktural dalam Penetapan Nilai Limit Lelang Hak Tanggungan

Mangara Tua Silaban 12 Nov 2025
Disfungsi Negara dalam Sengketa Pertanahan oleh Mangara Tua Silaban. (Ilustrasi: ProPublika.id)
Esai

Disfungsi Negara dalam Sengketa Pertanahan

Mangara Tua Silaban 11 Nov 2025
Justisia
Lihat lainnya
Ketidakadilan Struktural dalam Penetapan Nilai Limit Lelang Hak Tanggungan Oleh: Mangara Tua Silaban, S.H.
Esai

Ketidakadilan Struktural dalam Penetapan Nilai Limit Lelang Hak Tanggungan

Mangara Tua Silaban 12 Nov 2025
Justisia

Mengenal Schizoanalisis, Metode Alternatif untuk Memahami Dorongan Kapitalisme dan Politik

Conversation 3 Sep 2024
Justisia

The Conversation: Panel Ahli: Revisi UU Pilkada oleh DPR Melanggar Konstitusi, Berisiko Cacat Hukum

Conversation 23 Aug 2024
Justisia

Hari Bhakti Adhyaksa: Jaksa Agung dan Tantangan Penegakan Hukum bagi Pemerintahan Prabowo

Conversation 24 Jul 2024
pengertian hukum perdata
Justisia

Pengertian Hukum Perdata: Landasan Hukum dan Ruang Lingkupnya

Propublika.id 28 Sep 2023
Pengertian Hukum Pidana: Dasar Hukum dan Konsep Dasar
Justisia

Pengertian Hukum Pidana: Dasar Hukum dan Konsep Dasar

Propublika.id 28 Sep 2023
Video
Lihat lainnya
YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLnNlTEdLZjFWMktJ Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, Kosongkan Pantai di Wilayah IniJAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M 8,7 yang berpusat di lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 08.25 waktu setempat atau 23.25 GMT, memicu potensi tsunami di sejumlah wilayah Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan masyarakat di beberapa wilayah untuk segera mengosongkan area pantai.Wilayah Indonesia Berpotensi Terdampak TsunamiBerdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang tsunami ini berpotensi melanda beberapa wilayah di Indonesia."Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara, Halmahera Utara di Maluku Utara, Raja Ampat bagian utara, Manokwari dan Sorong bagian utara di Papua Barat, serta Biak Numfor dan Supiori di Papua," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.Menurut perkiraan sementara, gelombang tsunami yang diperkirakan berkisar kurang lebih 50 sentimeter ini akan tiba di beberapa lokasi dengan waktu yang berbeda:- Kepulauan Talaud: pukul 13.52 WIB
- Halmahera Utara: pukul 14.04 WIB
- Manokwari: pukul 14.08 WIB
- Raja Ampat bagian utara: pukul 14.18 WIB
- Biak Numfor: pukul 14.21 WIB
- Supiori: pukul 14.21 WIB
- Sorong bagian utara: pukul 14.24 WIBTsunami 50 Sentimeter Tetap BerbahayaAbdul Muhari menekankan pentingnya kewaspadaan meskipun tinggi gelombang tsunami diperkirakan hanya sekitar 50 sentimeter."Perlu digarisbawahi bahwa meski ada potensi tsunami setinggi 50 sentimeter, namun hal itu dapat menghilangkan nyawa manusia," tegasnya.Ia menambahkan bahwa kejadian tsunami Tohoku Jepang pada 2011 menyebabkan satu warga di Teluk Youtefa, Papua, meninggal dunia meskipun tinggi gelombang awal dinyatakan 50 sentimeter, namun saat memasuki teluk meningkat menjadi 3,8 meter."Tsunami setinggi 50 sentimeter dapat beramplifikasi dan ketinggiannya berpotensi meningkat jika gelombangnya menerjang wilayah teluk," jelas Abdul Muhari.Selain itu, potensi gelombang tsunami susulan yang lebih besar dan merusak juga harus diwaspadai. Oleh karena itu, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengikuti arahan agar tetap menjauhi pantai dan mengosongkan segala aktivitas di pesisir hingga waktu yang telah ditentukan.Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dan Imbauan MasyarakatBNPB telah melakukan rapat koordinasi dengan BMKG, Basarnas, dan sejumlah pemerintah daerah terkait untuk mengantisipasi potensi tsunami ini."Sejumlah pemerintah daerah tersebut telah mengeluarkan surat peringatan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tidak beraktivitas di bibir pantai dalam waktu yang telah ditentukan," ungkap Abdul Muhari.Masyarakat diharapkan dapat mengikuti anjuran pemerintah demi keselamatan bersama dan tidak mudah termakan isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya."Masyarakat diminta untuk hanya mengikuti perkembangan informasi terkait potensi bencana tsunami dari instansi yang berwenang seperti BNPB, BMKG, Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri," tutup Abdul Muhari.BNPB akan kembali menggelar rapat evaluasi peringatan dini dan penanganan darurat bersama para pemangku kebijakan pada Rabu (30/7/2025) pukul 18.00 WIB.
PROPUBLIKA ID 20 Subscribe
Gempa Dahsyat Guncang Rusia, Ini Imbauan BNPB untuk Indonesia Timur
PROPUBLIKA ID 30 Jul 2025 15:22
Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, Kosongkan Pantai di Wilayah IniJAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M 8,7 yang berpusat di lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 08.25 waktu setempat atau 23.25 GMT, memicu potensi tsunami di sejumlah wilayah Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan masyarakat di beberapa wilayah untuk segera mengosongkan area pantai.Wilayah Indonesia Berpotensi Terdampak TsunamiBerdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang tsunami ini berpotensi melanda beberapa wilayah di Indonesia."Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara, Halmahera Utara di Maluku Utara, Raja Ampat bagian utara, Manokwari dan Sorong bagian utara di Papua Barat, serta Biak Numfor dan Supiori di Papua," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.Menurut perkiraan sementara, gelombang tsunami yang diperkirakan berkisar kurang lebih 50 sentimeter ini akan tiba di beberapa lokasi dengan waktu yang berbeda:- Kepulauan Talaud: pukul 13.52 WIB
- Halmahera Utara: pukul 14.04 WIB
- Manokwari: pukul 14.08 WIB
- Raja Ampat bagian utara: pukul 14.18 WIB
- Biak Numfor: pukul 14.21 WIB
- Supiori: pukul 14.21 WIB
- Sorong bagian utara: pukul 14.24 WIBTsunami 50 Sentimeter Tetap BerbahayaAbdul Muhari menekankan pentingnya kewaspadaan meskipun tinggi gelombang tsunami diperkirakan hanya sekitar 50 sentimeter."Perlu digarisbawahi bahwa meski ada potensi tsunami setinggi 50 sentimeter, namun hal itu dapat menghilangkan nyawa manusia," tegasnya.Ia menambahkan bahwa kejadian tsunami Tohoku Jepang pada 2011 menyebabkan satu warga di Teluk Youtefa, Papua, meninggal dunia meskipun tinggi gelombang awal dinyatakan 50 sentimeter, namun saat memasuki teluk meningkat menjadi 3,8 meter."Tsunami setinggi 50 sentimeter dapat beramplifikasi dan ketinggiannya berpotensi meningkat jika gelombangnya menerjang wilayah teluk," jelas Abdul Muhari.Selain itu, potensi gelombang tsunami susulan yang lebih besar dan merusak juga harus diwaspadai. Oleh karena itu, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengikuti arahan agar tetap menjauhi pantai dan mengosongkan segala aktivitas di pesisir hingga waktu yang telah ditentukan.Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dan Imbauan MasyarakatBNPB telah melakukan rapat koordinasi dengan BMKG, Basarnas, dan sejumlah pemerintah daerah terkait untuk mengantisipasi potensi tsunami ini."Sejumlah pemerintah daerah tersebut telah mengeluarkan surat peringatan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tidak beraktivitas di bibir pantai dalam waktu yang telah ditentukan," ungkap Abdul Muhari.Masyarakat diharapkan dapat mengikuti anjuran pemerintah demi keselamatan bersama dan tidak mudah termakan isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya."Masyarakat diminta untuk hanya mengikuti perkembangan informasi terkait potensi bencana tsunami dari instansi yang berwenang seperti BNPB, BMKG, Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri," tutup Abdul Muhari.BNPB akan kembali menggelar rapat evaluasi peringatan dini dan penanganan darurat bersama para pemangku kebijakan pada Rabu (30/7/2025) pukul 18.00 WIB.

Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, Kosongkan Pantai di Wilayah Ini

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M 8,7 yang berpusat di lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 08.25 waktu setempat atau 23.25 GMT, memicu potensi tsunami di sejumlah wilayah Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan masyarakat di beberapa wilayah untuk segera mengosongkan area pantai.

Wilayah Indonesia Berpotensi Terdampak Tsunami

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang tsunami ini berpotensi melanda beberapa wilayah di Indonesia.

"Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara, Halmahera Utara di Maluku Utara, Raja Ampat bagian utara, Manokwari dan Sorong bagian utara di Papua Barat, serta Biak Numfor dan Supiori di Papua," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Menurut perkiraan sementara, gelombang tsunami yang diperkirakan berkisar kurang lebih 50 sentimeter ini akan tiba di beberapa lokasi dengan waktu yang berbeda:

- Kepulauan Talaud: pukul 13.52 WIB
- Halmahera Utara: pukul 14.04 WIB
- Manokwari: pukul 14.08 WIB
- Raja Ampat bagian utara: pukul 14.18 WIB
- Biak Numfor: pukul 14.21 WIB
- Supiori: pukul 14.21 WIB
- Sorong bagian utara: pukul 14.24 WIB

Tsunami 50 Sentimeter Tetap Berbahaya

Abdul Muhari menekankan pentingnya kewaspadaan meskipun tinggi gelombang tsunami diperkirakan hanya sekitar 50 sentimeter.

"Perlu digarisbawahi bahwa meski ada potensi tsunami setinggi 50 sentimeter, namun hal itu dapat menghilangkan nyawa manusia," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kejadian tsunami Tohoku Jepang pada 2011 menyebabkan satu warga di Teluk Youtefa, Papua, meninggal dunia meskipun tinggi gelombang awal dinyatakan 50 sentimeter, namun saat memasuki teluk meningkat menjadi 3,8 meter.

"Tsunami setinggi 50 sentimeter dapat beramplifikasi dan ketinggiannya berpotensi meningkat jika gelombangnya menerjang wilayah teluk," jelas Abdul Muhari.

Selain itu, potensi gelombang tsunami susulan yang lebih besar dan merusak juga harus diwaspadai. Oleh karena itu, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengikuti arahan agar tetap menjauhi pantai dan mengosongkan segala aktivitas di pesisir hingga waktu yang telah ditentukan.

Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dan Imbauan Masyarakat

BNPB telah melakukan rapat koordinasi dengan BMKG, Basarnas, dan sejumlah pemerintah daerah terkait untuk mengantisipasi potensi tsunami ini.

"Sejumlah pemerintah daerah tersebut telah mengeluarkan surat peringatan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tidak beraktivitas di bibir pantai dalam waktu yang telah ditentukan," ungkap Abdul Muhari.

Masyarakat diharapkan dapat mengikuti anjuran pemerintah demi keselamatan bersama dan tidak mudah termakan isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Masyarakat diminta untuk hanya mengikuti perkembangan informasi terkait potensi bencana tsunami dari instansi yang berwenang seperti BNPB, BMKG, Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri," tutup Abdul Muhari.

BNPB akan kembali menggelar rapat evaluasi peringatan dini dan penanganan darurat bersama para pemangku kebijakan pada Rabu (30/7/2025) pukul 18.00 WIB.

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLnNlTEdLZjFWMktJ

Gempa Dahsyat Guncang Rusia, Ini Imbauan BNPB untuk Indonesia Timur

PROPUBLIKA ID 30 Jul 2025 15:22

Sebuah speed boat terguling saat melewati riam ganas di sekitar riam udang dan riam panjang Sungai Mahakam di Kab Mahakam Ulu, Kaltim, pada Senin (28/7/2025).Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang bisa kembali menggunakan perahu yang sempat terguling.Memasuki bulan Juli 2025, musim kemarau datang. Sungai Mahakam di bagian hulu surut. Berbahaya dilewati. Tak ada jalur darat.Warga berharap segera tersedia jalur darat layak. Sebab, warga selalu was-was berhadapan dengan maut saat bepergian sepanjang kemarau.Terutama, jalur darat yang menghubungkan Ujoh Bilang ke desa paling ujung di Kecamatan Long Apari.Video: Tasiana Buaq
Teks dan editing: ProPublika.id

Sebuah speed boat terguling saat melewati riam ganas di sekitar riam udang dan riam panjang Sungai Mahakam di Kab Mahakam Ulu, Kaltim, pada Senin (28/7/2025).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang bisa kembali menggunakan perahu yang sempat terguling.

Memasuki bulan Juli 2025, musim kemarau datang. Sungai Mahakam di bagian hulu surut. Berbahaya dilewati. Tak ada jalur darat.

Warga berharap segera tersedia jalur darat layak. Sebab, warga selalu was-was berhadapan dengan maut saat bepergian sepanjang kemarau.

Terutama, jalur darat yang menghubungkan Ujoh Bilang ke desa paling ujung di Kecamatan Long Apari.

Video: Tasiana Buaq
Teks dan editing: ProPublika.id

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLkE3ZnRvQm9iUzdN

Detik-Detik Kapal Terbalik di Riam Mematikan Sungai Mahakam

PROPUBLIKA ID 29 Jul 2025 23:07

Sebuah speed boat terguling saat melewati riam ganas di sekitar riam udang dan riam panjang Sungai Mahakam di Kab Mahakam Ulu, Kaltim, pada Senin (28/7/2025).Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang bisa kembali menggunakan perahu yang sempat terguling.Memasuki bulan Juli 2025, musim kemarau datang. Sungai Mahakam di bagian hulu surut. Berbahaya dilewati. Tak ada jalur darat.Warga berharap segera tersedia jalur darat layak. Sebab, warga selalu was-was berhadapan dengan maut saat bepergian sepanjang kemarau.Terutama, jalur darat yang menghubungkan Ujoh Bilang ke desa paling ujung di Kecamatan Long Apari.Video: Tasiana Buaq
Teks dan editing: ProPublika.idBaca berita menarik lainnya di: https://propublika.id/

Sebuah speed boat terguling saat melewati riam ganas di sekitar riam udang dan riam panjang Sungai Mahakam di Kab Mahakam Ulu, Kaltim, pada Senin (28/7/2025).

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang bisa kembali menggunakan perahu yang sempat terguling.

Memasuki bulan Juli 2025, musim kemarau datang. Sungai Mahakam di bagian hulu surut. Berbahaya dilewati. Tak ada jalur darat.

Warga berharap segera tersedia jalur darat layak. Sebab, warga selalu was-was berhadapan dengan maut saat bepergian sepanjang kemarau.

Terutama, jalur darat yang menghubungkan Ujoh Bilang ke desa paling ujung di Kecamatan Long Apari.

Video: Tasiana Buaq
Teks dan editing: ProPublika.id

Baca berita menarik lainnya di: https://propublika.id/

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLm5pQ2R4ai1xTFlr

Detik Detik Perahu Terguling di Hulu Sungai Mahakam

PROPUBLIKA ID 29 Jul 2025 22:53

Setiap pekerja berhak mendapat Tunjangan Hari Raya atau THR. Dalam seri video pertama ulasan hukum #projustitia ini, kami akan membahas bagaimana peraturan pembagian THR.Kami juga memberi beberapa ilustrasi penghitungan THR. Ada sanksi bagi pengusaha yang telat membayar THR kepada pekerja, lho.Lantas, bagaimana jika pekerja tak mendapat THR? Simak video lengkapnya, ya:)link posko THR Kemnaker: https://poskothr.kemnaker.go.id/dashboardWebsite: http://propublika.id/
Pemateri: Hirson Kharisma (Advokat dari Kharisma Afrizal & Partner)
Produksi: April 2022Footage ilustrasi yang digunakan dalam video ini menggunakan lisensi free copyright dari:1. https://mixkit.co/free-stock-video/temple-visited-by-tourists-4005/
2. https://mixkit.co/free-stock-video/men-praying-inside-a-mosque-on-the-floor-34223/
3. https://coverr.co/videos/masculine-hands-counting-euro-notes-nJ7oRLa7jT?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
4. https://coverr.co/videos/a-man-counting-money-pMM0DdF0G4?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
5. https://coverr.co/videos/dinner-party--BfEYeIMiL1?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
6. https://coverr.co/videos/a-blonde-man-works-on-a-laptop-in-his-home-office-RJhtjnnLFC?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
7. https://coverr.co/videos/girl-drawing-in-a-notebook-M6InMbtotN?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
8. https://coverr.co/videos/girl-writing-in-her-notebook-4AjHAemlBx?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
9. https://coverr.co/videos/construction-worker-walking-7NCOBLajs8?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
10. https://coverr.co/videos/walking-on-a-roof-C2Hn7iUuCu?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
11. https://coverr.co/videos/construction-workers-UvBaYQfFEJ?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
12. https://coverr.co/videos/working-from-home--4kiUg1OuPZ?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLinkVideo pembuka kami menggunakan template yang dibagikan gratis oleh Hadwin Channel https://www.youtube.com/watch?v=ykdlLT_JI8g&list=PLSjlUk3DXT3HIzOxfrVw1aHWEsbraoMPm&index=8Kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang membagikan gratis footage dan template yang telah memudahkan kami dalam mengerjakan video ini. Semoga karya teman-teman bermanfaat bagi orang banyak.#THR #tunjanganhariraya #ulasanhukum #kajianhukum #propublikaID

Setiap pekerja berhak mendapat Tunjangan Hari Raya atau THR. Dalam seri video pertama ulasan hukum #projustitia ini, kami akan membahas bagaimana peraturan pembagian THR.

Kami juga memberi beberapa ilustrasi penghitungan THR. Ada sanksi bagi pengusaha yang telat membayar THR kepada pekerja, lho.

Lantas, bagaimana jika pekerja tak mendapat THR? Simak video lengkapnya, ya:)

link posko THR Kemnaker: https://poskothr.kemnaker.go.id/dashboard

Website: http://propublika.id/
Pemateri: Hirson Kharisma (Advokat dari Kharisma Afrizal & Partner)
Produksi: April 2022

Footage ilustrasi yang digunakan dalam video ini menggunakan lisensi free copyright dari:

1. https://mixkit.co/free-stock-video/temple-visited-by-tourists-4005/
2. https://mixkit.co/free-stock-video/men-praying-inside-a-mosque-on-the-floor-34223/
3. https://coverr.co/videos/masculine-hands-counting-euro-notes-nJ7oRLa7jT?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
4. https://coverr.co/videos/a-man-counting-money-pMM0DdF0G4?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
5. https://coverr.co/videos/dinner-party--BfEYeIMiL1?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
6. https://coverr.co/videos/a-blonde-man-works-on-a-laptop-in-his-home-office-RJhtjnnLFC?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
7. https://coverr.co/videos/girl-drawing-in-a-notebook-M6InMbtotN?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
8. https://coverr.co/videos/girl-writing-in-her-notebook-4AjHAemlBx?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
9. https://coverr.co/videos/construction-worker-walking-7NCOBLajs8?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
10. https://coverr.co/videos/walking-on-a-roof-C2Hn7iUuCu?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
11. https://coverr.co/videos/construction-workers-UvBaYQfFEJ?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
12. https://coverr.co/videos/working-from-home--4kiUg1OuPZ?utm_source=coverr&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink

Video pembuka kami menggunakan template yang dibagikan gratis oleh Hadwin Channel https://www.youtube.com/watch?v=ykdlLT_JI8g&list=PLSjlUk3DXT3HIzOxfrVw1aHWEsbraoMPm&index=8

Kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang membagikan gratis footage dan template yang telah memudahkan kami dalam mengerjakan video ini. Semoga karya teman-teman bermanfaat bagi orang banyak.

#THR #tunjanganhariraya #ulasanhukum #kajianhukum #propublikaID

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLmloOERwVE4zR1lv

Pekerja Berhak dapat THR, Ada Denda dan Sanksi untuk Perusahaan yang Telat Bayar

PROPUBLIKA ID 30 Apr 2022 00:38

Masa awal pandemi membawa banyak perubahan yang bikin orang sulit menjalani hidup. Perlahan tapi pasti, sejumlah warga pun bertahan dengan caranya masing-masing.Di Balikpapan, Kalimantan Timur, seorang ibu memanfaatkan media sosial untuk meraup cuan tambahan. Ia membuat burger dan menjualnya secara daring. Dalam sehari, ia pernah mendapat pesanan 100 burger.Ide bisnis seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi para ibu atau warga secara umum untuk menambah penghasilan keluarga.Video ini diproduksi akhir tahun 2020 saat negeri ini masih gagap dengan Covid-19. Ini hasil kerja sama salah satu awak Propublika.ID dengan beberapa kawan.Redaksi Propublika.ID

Masa awal pandemi membawa banyak perubahan yang bikin orang sulit menjalani hidup. Perlahan tapi pasti, sejumlah warga pun bertahan dengan caranya masing-masing.

Di Balikpapan, Kalimantan Timur, seorang ibu memanfaatkan media sosial untuk meraup cuan tambahan. Ia membuat burger dan menjualnya secara daring. Dalam sehari, ia pernah mendapat pesanan 100 burger.

Ide bisnis seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi para ibu atau warga secara umum untuk menambah penghasilan keluarga.

Video ini diproduksi akhir tahun 2020 saat negeri ini masih gagap dengan Covid-19. Ini hasil kerja sama salah satu awak Propublika.ID dengan beberapa kawan.

Redaksi Propublika.ID

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLnFMVXdHOWhrQ0dv

Pandemi, Bisnis, dan Kompor Listrik - PROPUBLIKA ID

PROPUBLIKA ID 20 Apr 2022 00:00

MTs Pakis terletak di Kampung Pesawahan, Gununglurah, Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Di sekolah ini, para siswa tidak dibebankan biaya sepeserpun. Orangtua siswa hanya memberi alat pertanian, hasil panen, atau bibit tanaman ke sekolah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan ajar.Para siswa pun tidak diwajibkan menggunakan seragam sekolah. Mereka melakukan pengamatan di alam sekitar sekolah, kemudian membahasnya di ruang kelas. Mayoritas orang tua murid bermata pencaharian sebagai petani. Isrodin, sebagai kepala MTs Pakis menjelaskan bahwa ia tidak ingin anak desa tercerabut dari tempat mereka hidup, yakni lingkungan hutan dan pertanian.Produksi:
Sulbani Pictures
Videographer: Kukuh Sukmana Hasan Surya (https://www.instagram.com/kukuhsukmana/)
Editor & Story: Sucipto (https://www.instagram.com/cipto21/)Tahun Produksi: 2017
Durasi: 60 detikCatatan : Redaksi Propublika ID mengunggah ulang video ini untuk tujuan pendidikan atas seizin pembuat video.

MTs Pakis terletak di Kampung Pesawahan, Gununglurah, Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Di sekolah ini, para siswa tidak dibebankan biaya sepeserpun. Orangtua siswa hanya memberi alat pertanian, hasil panen, atau bibit tanaman ke sekolah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan ajar.

Para siswa pun tidak diwajibkan menggunakan seragam sekolah. Mereka melakukan pengamatan di alam sekitar sekolah, kemudian membahasnya di ruang kelas. Mayoritas orang tua murid bermata pencaharian sebagai petani. Isrodin, sebagai kepala MTs Pakis menjelaskan bahwa ia tidak ingin anak desa tercerabut dari tempat mereka hidup, yakni lingkungan hutan dan pertanian.

Produksi:
Sulbani Pictures
Videographer: Kukuh Sukmana Hasan Surya (https://www.instagram.com/kukuhsukmana/)
Editor & Story: Sucipto (https://www.instagram.com/cipto21/)

Tahun Produksi: 2017
Durasi: 60 detik

Catatan : Redaksi Propublika ID mengunggah ulang video ini untuk tujuan pendidikan atas seizin pembuat video.

YouTube Video VVUwanVNQzRrWVNsQVh4c3E4MUNxSDBnLkVHdUxYOE9TVFhZ

Sekolah Bocah Lereng Gunung Slamet (Dokumenter Pendek) - PROPUBLIKA ID

PROPUBLIKA ID 18 Apr 2022 21:53

logo header probulika
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Katalog Terbitan
  • Kontak Kami
  • Ketentuan Pengguna
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Berkontribusi
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Katalog Terbitan
  • Kontak Kami
  • Ketentuan Pengguna
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Berkontribusi
Instagram Youtube