SOLO – Kontestan kompetisi sepak bola tanah air yang harus menelan pil pahit degradasi dari BRI Super League musim lalu, Persis Solo, langsung bergerak cepat untuk menata ulang kekuatan. Manajemen skuad berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut resmi menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi ketatnya kompetisi Championship musim 2026/2027.
Kepastian penunjukan arsitek lapangan hijau ini diumumkan secara resmi oleh manajemen klub pada Senin (15/6/2026) malam. Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa tim kebanggaan warga Surakarta tersebut tidak ingin berlama-lama meratapi kegagalan dan langsung mengusung misi bangkit untuk secepatnya kembali ke kasta tertinggi.
Merespons kepercayaan besar yang diberikan oleh manajemen, Ricky Nelson menyatakan kesiapan penuhnya untuk menerima tantangan berat ini. Mantan juru taktik Persipura Jayapura itu memandang Persis Solo sebagai klub dengan akar sejarah yang besar serta memiliki modalitas insting juara yang kuat untuk segera kembali ke habitat aslinya di Super League.
“Saya melihat Persis adalah tim yang punya potensi besar. Ini adalah kota yang luar biasa dengan basis suporter yang sangat fanatik. Karena alasan itulah saya menerima tantangan ini. Saya sangat yakin dengan metodologi yang saya miliki dan komitmen yang telah dirancang oleh manajemen. Kita akan berjuang bersama untuk kembali ke Super League,” ujar Ricky Nelson dalam keterangan resminya.
Pelatih yang dikenal andal dalam mengorbitkan pemain muda ini mengakui bahwa jalan menuju tiket promosi di kompetisi kasta kedua tidak akan mudah. Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa kunci utama keberhasilan misi ini terletak pada kebersamaan dan soliditas hubungan antara elemen klub, manajemen, serta barisan suporter.
“Tentu saja target ini dapat dicapai, namun syarat utamanya jangan sampai kita terpecah belah di dalam. Semua elemen harus tetap yakin, bersatu, dan memberikan energi dukungan yang positif untuk klub ini. Kritik dari suporter adalah hal yang wajar, dan saya yakin itu adalah kritik yang membangun agar Persis kembali ke jalur yang seharusnya,” kata Ricky menambahkan.
Rekam jejak kepelatihan Ricky Nelson di kancah sepak bola nasional terbilang cukup panjang dan bervariasi. Sebelum menerima pinangan Laskar Sambernyawa, ia menjabat sebagai Direktur Teknik Akademi di Persija Jakarta dan sempat dipercaya menjadi pelatih interim tim senior Macan Kemayoran pada Mei 2025 lalu.
Karier kepelatihan profesionalnya sendiri dimulai sejak tahun 2017 silam saat ditunjuk menjadi pelatih interim Borneo FC Samarinda. Setahun berselang, ia menakhodai Persika Karawang, sebelum akhirnya membangun reputasi taktis yang solid bersama Sulut United pada musim 2020/2021 dan berlabuh ke tim mutiara hitam, Persipura Jayapura. Pengalaman matang di berbagai kasta kompetisi inilah yang diharapkan manajemen mampu menjadi pembeda bagi performa Persis Solo musim depan.
Baca juga :
