BANDUNG – Persib Bandung berada di ambang sejarah untuk merengkuh gelar juara BRI Super League tiga musim berturut-turut. Skuad Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang kala menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026) mendatang demi mengunci takhta tertinggi sepak bola tanah air.
Kendati berada di atas angin, manajemen Persib langsung meniupkan peluit peringatan agar tim tidak terbuai euforia prematur. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, meminta para pemain tetap waspada penuh dan tidak meremehkan laga pamungkas ini, mengingat kebahagiaan usai menumbangkan PSM Makassar pekan lalu bisa berbalik menjadi bumerang jika mereka lengah.
“Saya sudah ingatkan kepada para pemain, jangan dulu larut dalam euforia karena perjuangan kita belum selesai. Walaupun peluang juara ini sudah mencapai 90 atau 99 persen, posisi kita masih berada di zona rawan. Tanda bahaya itu ada, jika kita sampai menelan kekalahan di laga terakhir, dampaknya akan sangat fatal,” tegas pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut.
Skenario buruk memang membayangi Maung Bandung. Pesta juara di hadapan Bobotoh bisa buyar seketika jika Persib takluk dari Persijap, sementara di pertandingan lain sang rival terdekat, Borneo FC, sukses menjinakkan Malut United. Meski satu poin sudah cukup untuk mengunci gelar, Umuh menegaskan bahwa target utama tim tetaplah poin penuh.
“Secara hitung-hitungan, hasil imbang memang aman. Namun, saya tidak mengharapkan tim bermain aman untuk hasil draw. Persijap tetap harus dilibas. Anak-anak wajib memberikan performa luar biasa dan menyajikan permainan yang enak ditonton sebagai hadiah bagi Bobotoh,” cetus Umuh.
Jaga Mentalitas Juara hingga Peluit Akhir
Senada dengan manajemen, tim pelatih Persib juga enggan menurunkan tensi permainan. Asisten Pelatih Persib, Igor Tolic, bertekad untuk merawat mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan anak asuhnya, seperti saat mereka bertarung habis-habisan membalikkan keadaan kontra PSM Makassar di laga sebelumnya.
Tolic menekankan bahwa meski satu tangan Persib sudah menggenggam trofi juara, misi besar ini belum sepenuhnya tuntas sebelum laga di GBLA berakhir.
“Saya sangat berharap kami bisa mempertahankan konsistensi dan karakter bermain ini di pertandingan berikutnya melawan Persijap, karena segalanya belum selesai. Seperti yang telah saya sampaikan, kompetisi ini tidak akan berakhir hingga peluit panjang laga terakhir dibunyikan. Jadi, fokus kami adalah mengamankan hasil terbaik demi menjuarai liga,” pungkas Tolic.
