• Berita
  • Polsek Samboja Padamkan Kebakaran Lahan 0,5 Hektar, BMKG Deteksi 836 Hotspot di Kaltim
Berita

Polsek Samboja Padamkan Kebakaran Lahan 0,5 Hektar, BMKG Deteksi 836 Hotspot di Kaltim

Kebakaran lahan perkebunan di Kelurahan Bukit Merdeka, Samboja Barat, berhasil dipadamkan berkat kerja sama polisi dan warga.

Personel Polsek Samboja bersama warga berhasil memadamkan kebakaran lahan perkebunan seluas 5.000 meter persegi di Kelurahan Bukit Merdeka. (Foto : Polsek Samboja)

SAMBOJA – Personel Polsek Samboja bersama warga berhasil memadamkan kebakaran lahan perkebunan seluas sekitar 5.000 meter persegi (0,5 hektar) di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (4/8/2026).

Lahan perkebunan warga tersebut ditemukan terbakar dengan titik api yang masih menyala, sebelum tim gabungan bergerak cepat memadamkannya agar tidak meluas.

Aksi tanggap darurat ini bermula dari pemantauan sistem peringatan dini karhutla melalui Aplikasi Lembuswana. Sistem mendeteksi adanya satu titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan sedang (medium) berdasarkan akuisisi data Satelit NOAA20 sumber NASA pada Selasa dini hari.

Menindaklanjuti data tersebut, Polsek Samboja menerjunkan personel piket jaga menuju lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan (ground checking) pada Selasa pagi sekitar pukul 10.30 WITA.

“Setibanya di titik koordinat Kelurahan Bukit Merdeka, petugas menemukan titik api yang masih menyala disertai kepulan asap putih tebal membakar area lahan vegetasi sekitar 5.000 meter persegi,” kata Kapolsek Samboja, AKP Mohamad Yazid, Selasa (4/8/2026).

Yazid mengungkapkan, berdasarkan lokasi dan titik koordinatnya, area yang terbakar merupakan lahan perkebunan milik warga setempat.

Pemadaman Manual Dibantu Warga

Melihat kobaran api yang berpotensi meluas akibat hembusan angin, petugas Polsek Samboja bersama warga bergotong royong melakukan pemadaman manual di titik-titik penyebaran api.

Titik api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sepenuhnya sebelum menjangkau area pemukiman atau perkebunan warga lainnya.

“Alhamdulillah, berkat sinergi petugas dan warga, titik api sudah berhasil dipadamkan total. Situasi di lokasi kejadian saat ini aman dan kondusif,” ujar Yazid.

Terkait dugaan penyebab kebakaran, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah lahan tersebut sengaja dibakar atau dipicu faktor lain.

“Untuk dugaan sengaja dibakar atau tidak, saat ini kasusnya masih dalam proses pendalaman oleh pihak penyidik,” kata Yazid.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan Samboja dan Samboja Barat, untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar, terutama selama periode rawan karhutla.

BMKG Deteksi 836 Hotspot di Kaltim

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasalnya, Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memantau kemunculan ratusan titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Kaltim selama awal Agustus 2026.

Berdasarkan rekapitulasi data pemantauan teranyar BMKG, terdeteksi sebanyak 836 titik panas di berbagai kabupaten dan kota se-Kaltim.

Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, mengonfirmasi bahwa mayoritas titik panas yang terdeteksi berada pada kategori sedang (menengah).

“Rekapan terakhir selama bulan Agustus ini terpantau sudah ada 836 hotspot. Rinciannya meliputi tingkat kepercayaan rendah sebanyak 24 titik, tingkat kepercayaan menengah 781 titik, dan tingkat kepercayaan tinggi sebanyak 31 titik,” ujar Huda, Selasa (4/8/2026).

Kutai Timur Dominasi Sebaran Hotspot

Huda menjelaskan, dari pemetaan citra satelit yang dilakukan BMKG, sebaran titik panas mendominasi kawasan utara dan timur Kaltim, dengan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatatkan konsentrasi titik terbanyak.

“Secara umum, wilayah yang paling banyak terdeteksi hotspot adalah Kabupaten Kutai Timur,” tambahnya.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar