BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aparatur Pemerintahan Kampung se-Kabupaten Mahulu Tahun Anggaran 2026. Agenda ini difokuskan untuk menyinkronkan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kampung dengan RPJM Kabupaten Mahulu periode 2025–2029.
Bimtek yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Mahulu ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, di Swiss-Belhotel Ocean Square, Balikpapan, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini diikuti para petinggi (kepala) kampung, Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), camat, serta perangkat desa.
Dalam arahannya, Bupati Angela menegaskan bahwa perencanaan di tingkat kampung harus selaras dengan kebijakan prioritas di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional demi mewujudkan pembangunan daerah yang merata.
“Pembangunan kampung merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan kabupaten. Saya berharap pesan dari para narasumber dicatat dan dipahami dengan baik agar memberi dampak besar bagi masyarakat di kampung bapak dan ibu sekalian,” ujar Angela.
Angela mengingatkan pentingnya sinergi antara Petinggi Kampung, BPK, dan warga melalui Musyawarah Kampung (Muskam). Forum ini merupakan wadah strategis untuk menyaring aspirasi riil masyarakat agar program kerja yang disusun tepat sasaran.
Selain sinkronisasi RPJM, peserta Bimtek dibekali materi pencegahan korupsi serta modernisasi tata kelola keuangan desa, termasuk kewajiban penggunaan sistem transaksi non-tunai.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Mahulu menargetkan peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur desa dalam mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan DPMPD Provinsi Kaltim. Pembukaan acara juga dihadiri Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), Kepala DPMK Mahulu beserta jajaran pimpinan OPD, serta Koordinator Tenaga Teknis Gerbangmas P2MKM Mahulu.
Baca juga :
