• Olahraga
  • Prapanca Targetkan Shin Tae-yong Sulap Persija Jadi Tim Pemburu Gelar, Bukan Sekadar Jago Statistik
Olahraga

Prapanca Targetkan Shin Tae-yong Sulap Persija Jadi Tim Pemburu Gelar, Bukan Sekadar Jago Statistik

Persija Jakarta miliki waktu tiga bulan untuk matangkan agenda pramusim dan laga uji coba pilihan Shin Tae-yong.

Manajemen Macan Kemayoran kini memiliki waktu persiapan sekitar tiga bulan untuk merancang agenda turnamen pramusim serta laga uji coba (friendly match) yang wajib menyelaraskan antara kebutuhan taktis tim pelatih dengan nilai komersial korporasi. (Foto : ileague.id)

JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta resmi memulai hitung mundur persiapan tim menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi BRI Super League musim 2026/2027. Sejak memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai menara pengawas taktik yang baru, skuad Macan Kemayoran praktis memiliki waktu luang sekitar tiga bulan untuk mematangkan diri dan membangun kekuatan skuad.

Kendati durasi persiapan terbilang cukup ideal, manajemen Persija hingga saat ini masih menutup rapat rincian agenda atau program kerja yang akan dilewati tim. Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa cetak biru program menyambut musim baru sebenarnya sudah mulai tersusun, termasuk partisipasi dalam beberapa turnamen pramusim domestik maupun laga uji coba internasional.

Meski demikian, Prapanca menegaskan bahwa jajaran manajemen tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Pihak klub saat ini sedang berada dalam tahap diskusi intensif dengan Shin Tae-yong untuk menyelaraskan kebutuhan teknis pelatih dengan kepentingan bisnis serta nilai komersial yang melekat pada nama besar Persija.

“Kebutuhan pramusim atau jadwal friendly match nanti saya harus diskusi dengan Coach Shin Tae-yong, seperti tim kapan kumpul dan schedule-nya. Setelah itu saya bisa tahu mana yang cocok dari pihak komersial untuk melakukan kegiatan-kegiatan pramusim,” ujar Prapanca seperti dikutip dari laman ileague.id.

Sinkronisasi jadwal ini menjadi krusial karena berkaitan erat dengan kepastian tanggal berkumpulnya para pemain di Persija Training Ground, Bojongsari. Terlebih lagi, dengan adanya rencana perombakan total pada sektor legiun asing serta potensi merapatnya gerbong pemain berlabel Timnas Indonesia, penyusunan jadwal uji coba harus dihitung dengan cermat agar proses adaptasi antarpemain berjalan optimal.

Di sisi lain, pergerakan cepat Persija dalam memburu tanda tangan pemain buruan di bursa transfer diharapkan mampu mempercepat proses penyatuan visi bermain yang diinginkan STY. Manajemen menaruh ekspektasi tinggi bahwa di bawah kendali dingin juru taktik asal Korea Selatan tersebut, Macan Kemayoran bisa kembali ke habitat aslinya sebagai penantang gelar juara yang disegani.

Prapanca menggarisbawahi bahwa target utama yang dibebankan kepada mantan pelatih Timnas Indonesia itu bukanlah sekadar menghadirkan permainan yang menghibur dengan catatan statistik mentereng di atas kertas. Manajemen dan basis massa pendukung setia, The Jakmania, menuntut pembuktian nyata berupa raihan prestasi tertinggi dan trofi juara di akhir musim kompetisi bergulir.

“Kami berharap di tangan Shin Tae-yong, Persija bisa menjelma menjadi tim yang tangguh. Bukan sekadar menghadirkan catatan statistik yang baik di lapangan, tetapi juga mampu meraih pencapaian terbaik di akhir kompetisi nanti,” pungkas Prapanca penuh optimisme.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar