JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta memastikan bakal melakukan perombakan radikal dalam komposisi pemain untuk menyambut bergulirnya musim kompetisi BRI Liga 1 2026/2027. Skuad Macan Kemayoran dipastikan bakal tampil dengan wajah baru menyusul keputusan klub untuk menyudahi kerja sama dengan tujuh pemain asing lama mereka demi menyediakan tempat bagi legiun impor pilihan sang arsitek anyar, Shin Tae-yong.
Saat ini, Shin Tae-yong bersama jajaran manajemen tengah bergerak cepat menyusun cetak biru kekuatan tim yang tangguh. Pelatih asal Korea Selatan itu secara terbuka mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan pemilik klub guna menyamakan persepsi. Menurutnya, jika ingin menaikkan level kompetisi liga domestik, Persija harus berani mengambil peran sebagai pionir yang mendaratkan pemain-pemain asing berkelas internasional.
“Saya terus berdiskusi dengan pemilik klub. Saya terus meyakinkan bahwa jika liga ingin berkembang, kami harus mendatangkan pemain-pemain bagus. Kami harus mengambil peran sebagai pelopor atau pemimpin dalam memajukan liga ini. Mengenai skuad, khususnya untuk pemain asing, kemungkinan akan ada banyak perubahan. Namun, untuk pemain lokal, keinginan saya adalah tetap mempertahankan dan merangkul sebagian besar dari mereka,” ujar Shin Tae-yong dalam sesi pemaparan program tim, seperti dikutip dari laman ileague.id.
Pertahankan Pilar Lokal
Langkah mempertahankan pilar lokal dinilai sebagai keputusan rasional mengingat Macan Kemayoran saat ini masih memagari deretan pemain berlabel tim nasional yang terikat kontrak jangka panjang. Nama-nama beken seperti Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, hingga dua pilar naturalisasi senior Jordi Amat dan Shayne Pattynama dipastikan tetap menjadi fondasi lokal di bawah asuhan STY.
Kendati demikian, pelatih berusia 55 tahun itu tidak menampik adanya ketertarikan pribadi untuk memboyong para pemain yang selama ini menjadi anak emasnya saat menakhodai Timnas Indonesia. Namun, ia menyadari langkah tersebut tidak mudah karena harus menghormati ikatan profesional para pemain buruannya dengan klub mereka saat ini.
“Secara pribadi saya jelas ingin membawa mereka (pemain langganan Timnas). Namun, mereka juga memiliki situasi kontrak yang sedang berjalan dengan klub lain, jadi menurut saya hal itu adalah sesuatu yang harus dikoordinasikan atau disesuaikan terlebih dahulu,” tutur mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Wewenang Penuh STY
Keinginan besar Shin Tae-yong tersebut tampaknya bakal berjalan mulus. Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa pihak manajemen tidak akan melakukan intervensi dan memberikan kewenangan serta hak veto penuh kepada STY untuk menentukan komposisi skuad musim depan.
“Diskusi sudah ada di tahap awal. Pemilihan pemain dan penyusunan skuad secara penuh nantinya diserahkan sepenuhnya kepada Coach Shin Tae-yong,” ucap Prapanca menegaskan komitmen dukungan manajemen terhadap program kerja sang pelatih baru.
Baca juga :
