• Berita
  • 12 Pemancing Terjebak Badai di Perairan Lamaru Berhasil Dievakuasi Tim SAR Balikpapan
Berita

12 Pemancing Terjebak Badai di Perairan Lamaru Berhasil Dievakuasi Tim SAR Balikpapan

Tim SAR Balikpapan berhasil mengevakuasi 12 pemancing yang terjebak angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Lamaru. Seluruh korban selamat.

Proses evakuasi 12 pemancing yang terjebak badai di perairan Lamaru oleh Tim SAR Balikpapan. (Foto : Kantor SAR Balikpapan)

BALIKPAPAN – Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan berhasil mengevakuasi 12 orang pemancing beserta anggota keluarganya yang terjebak angin kencang dan gelombang tinggi di bagang sekitar perairan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur. Seluruh korban ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Rombongan pemancing yang sedang mengambil ikan di bagang tidak dapat kembali ke pantai setelah cuaca di wilayah perairan Lamaru memburuk secara tiba-tiba. Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat kapal yang mereka gunakan tidak mampu bergerak menuju daratan.

Setelah beberapa jam bertahan di tengah kondisi cuaca ekstrem, salah satu korban akhirnya menghubungi Kantor SAR Balikpapan pada Senin (2/2/2026) pukul 01.15 WITA. Laporan tersebut menyebutkan sejumlah orang mulai mengalami kelelahan dan kedinginan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, kami segera memberangkatkan satu Search and Rescue Unit dari Dermaga Somber menggunakan Rigid Buoyancy Boat dengan perlengkapan SAR lengkap,” ujar Endrow.

Ia menjelaskan, SRU diberangkatkan pada pukul 01.30 WITA dengan membawa peralatan pendukung, meliputi perlengkapan SAR air, selam, medis, serta alat komunikasi untuk menghadapi kondisi cuaca buruk di lokasi kejadian.

Tim SAR tiba di sekitar lokasi bagang pada pukul 03.00 WITA. Saat proses evakuasi berlangsung, cuaca masih diwarnai hujan ringan, sementara angin kencang dan gelombang tinggi tetap menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

“Kondisi angin dan gelombang cukup menyulitkan, namun seluruh korban berhasil kami evakuasi satu per satu dengan aman. Tidak ada korban luka serius maupun korban yang hilang,” kata Endrow.

Sebanyak 12 korban kemudian dievakuasi menuju Dermaga TPI Manggar, Balikpapan, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik. Setelah itu, seluruh rombongan dibawa kembali ke Dermaga Somber pada pukul 05.45 WITA untuk menjalani proses konsolidasi dan debriefing bersama tim SAR.

Endrow menegaskan, keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari kecepatan respons dan koordinasi yang efektif antarunsur SAR.

“Alhamdulillah, seluruh korban dapat diselamatkan. Setelah kondisi dinyatakan aman dan semua korban sudah berada di darat, operasi SAR kami nyatakan selesai dan personel kembali ke kesiapsiagaan rutin,” ujarnya.

Dengan selesainya proses evakuasi dan tidak adanya korban jiwa, operasi SAR di perairan Lamaru resmi ditutup.

Baca juga ;

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar