• Olahraga
  • Resmi, Dewa United Banten FC Berpisah dengan Jan Olde Riekerink
Olahraga

Resmi, Dewa United Banten FC Berpisah dengan Jan Olde Riekerink

Usai empat musim penuh sejarah dan bawa tim ke kompetisi Asia, Dewa United Banten FC resmi berpisah dengan Jan Olde Riekerink.

Manajemen Dewa United secara resmi mengakhiri kerja sama profesional selama empat musim bersama Jan Olde Riekerink pada Sabtu (4/7/2026), setelah sukses membawa klub bertransformasi dari papan bawah hingga mencicipi kompetisi Asia. (Foto : Dewa United)

TANGERANG – Dewa United Banten FC secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama profesional dengan pelatih kepala mereka, Jan Olde Riekerink. Keputusan ini menyudahi kebersamaan selama empat musim yang menjadi salah satu periode paling krusial dalam pertumbuhan serta pembentukan identitas klub di kancah sepak bola Indonesia.

Pelatih asal Belanda tersebut pertama kali didatangkan ke Indonesia pada paruh musim 2022/2023. Saat itu, Dewa United berstatus sebagai klub muda yang tengah meraba fase awal dalam membangun organisasi tim.

Selama empat musim masa baktinya, Jan Olde dinilai tidak hanya berhasil mengubah gaya permainan tim di lapangan, tetapi juga berhasil menanamkan fondasi klub yang kuat dengan grafik perkembangan performa yang konsisten.

Sempat menutup musim perdana di peringkat ke-17 BRI Liga 1, performa tim berjuluk Banten Warriors ini langsung melesat ke posisi kelima pada musim berikutnya.

Puncaknya terjadi pada musim 2024/2025, di mana Jan Olde mencatatkan sejarah baru bagi klub dengan finis sebagai runner-up BRI Liga 1 sekaligus mengamankan tiket perdana ke kompetisi Asia. Pada musim terakhirnya (2025/2026), ia sukses membawa tim menembus babak perempat final AFC Challenge League dan menyudahi kompetisi domestik di peringkat ketujuh.

Apresiasi Mendalam Manajemen

Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Jan Olde sepanjang menukangi tim hingga berada di titik tertinggi saat ini.

“Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit,” ujar Ardian di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (4/7/2026) siang.

“Dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah, kemudian mampu bersaing di papan atas, hingga akhirnya membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia untuk pertama kalinya. Perjalanan itu tentu tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras beliau bersama seluruh staf pelatih,” tambahnya.

Ardian menegaskan bahwa proses perpisahan ini berjalan dengan penuh rasa hormat. Pihak manajemen pun mendoakan agar Jan Olde beserta jajaran staf pelatih yang menyertainya selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam perjalanan karier kepelatihan selanjutnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar