• Berita
  • Peserta Diklat Koperasi Merah Putih Asal Jatim Meninggal saat Pelatihan di Kaltim
Berita

Peserta Diklat Koperasi Merah Putih Asal Jatim Meninggal saat Pelatihan di Kaltim

Seorang calon manager Koperasi Merah Putih asal Jatim meninggal karena sakit saat mengikuti diklat dasar militer di Kaltim.

Suasana pembukaan program Pendidikan dan Pelatihan SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di Lapangan Dodikjur Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Juni 2026.
Ilustrasi: Suasana pembukaan program Pendidikan dan Pelatihan SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di Lapangan Dodikjur Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Juni 2026. (Foto: Penerangan Kodam VI/Mulawarman)

BALIKPAPAN — Seorang calon manager perempuan Koperasi Merah Putih dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti program pelatihan di Kalimantan Timur. Ia diketahui merupakan siswi Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Infanteri Gatot Teguh Waluyo, mengonfirmasi bahwa korban merupakan peserta delegasi dari Provinsi Jawa Timur. Ia tengah menjalani latihan dasar yang diselenggarakan di bawah komando Resimen Induk Kodam (Rindam) VI/Mulawarman.

“Meninggalnya salah satu Siswi SPPI karena sakit, kebetulan almarhumah merupakan pengiriman dari Jatim yang dikirim ke Kaltim untuk mendapatkan latihan dasar di bawah Rindam,” ujar Kolonel Infanteri Gatot Teguh Waluyo, Selasa (23/6/2026).

Saat ini, pihak Kodam VI/Mulawarman tengah menghimpun data serta kronologi menyeluruh dari lokasi kejadian. Mereka berkomitmen untuk membuka informasi secara transparan setelah investigasi internal rampung.

Latar Belakang Program Pelatihan SPPI

Program Pendidikan dan Pelatihan SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di Kaltim dibuka pada 17 Juni 2026. Upacara pembukaannya digelar di Lapangan Dodikjur Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, dipimpin oleh Kasdam VI/Mulawarman Brigadir Jenderal Andy Setyawan.

Dalam catatan Kodam VI/Mulawarman, program SPPI bertujuan melahirkan SDM berintegritas, tangguh, dan adaptif. Selama masa diklat, peserta digembleng dengan Latihan Dasar Kemiliteran. Mereka dilatih dengan metode Tripola Dasar, yakni pembinaan karakter dan kedisiplinan, peningkatan kompetensi teknis, dan pembinaan jasmani

Selain latihan fisik, para peserta juga dibekali kemampuan manajerial di bidang perkoperasian dan tata kelola Kampung Nelayan Merah Putih. Setelah melewati tahap pendidikan ini, mereka akan menjadi manager Koperasi Merah Putih di kampung nelayan, desa, dan kelurahan masing-masing.

Saat membuka acara, Brigjen Andy Setyawan menekankan bahwa ketahanan nasional sangat bergantung pada ketahanan ekonomi dan pangan, di mana masyarakat harus mampu mengelola potensi daerahnya secara mandiri dan produktif.

Picture of FX Jarwo
FX Jarwo
Jurnalis dan penulis konten ProPublika.id. Menggemari isu lingkungan, masyarakat adat, dan hak asasi manusia. Ia pun menulis hal-hal ringan mengenai perjalanan, tips, dan pengetahuan umum dari berbagai sumber.
Bagikan
Berikan Komentar