• Berita
  • Kado HUT ke-81 RI, Bayi Gajah Sumatera Lahir Sehat di PKG Padang Sugihan
Berita

Kado HUT ke-81 RI, Bayi Gajah Sumatera Lahir Sehat di PKG Padang Sugihan

Bayi gajah sumatera lahir sehat di PKG Padang Sugihan tepat pada HUT ke-81 RI. BKSDA Sumsel berlakukan pengawasan 7x24 jam.

Induk gajah sumatera bernama Lestari mendampingi anak jantannya yang baru lahir di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, Senin (17/8/2026). Bayi gajah tersebut lahir sehat tepat pada momen Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Dok. BKSDA Sumsel)

BALIKPAPAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa makin bermakna dengan lahirnya seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, Senin (17/8/2026).

Bayi gajah berjenis kelamin jantan tersebut lahir selamat dan sehat dari indukan betina bernama Lestari dan indukan jantan bernama Gapula.

Di bawah penanganan intensif tim medis dan mahout (pawang gajah) Sugito, proses persalinan diperkirakan berlangsung pada Senin pagi antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Tak lama setelah persalinan, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri tegak dan menyusu secara normal pada induknya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan kado alam yang sangat bermakna bagi upaya konservasi satwa dilindungi di Indonesia.

“Kelahiran ini menjadi kado istimewa pada momen bersejarah Hari Kemerdekaan sekaligus bukti komitmen dalam menjaga kelestarian gajah sumatera agar terus berkembang biak secara berkelanjutan,” ujar Daniwari di Sumatera Selatan, Senin.

Mitigasi Cuaca Panas Ekstrem

Mengingat kondisi cuaca terik yang melanda kawasan terbuka PKG Jalur 21 saat ini, tim medis BKSDA Sumsel langsung melakukan intervensi serta tindakan penanganan khusus.

Petugas menyiapkan naungan (shelter) yang memadai serta memastikan ketersediaan pasokan air minum dan fasilitas mandi tercukupi guna menjaga suhu tubuh serta daya tahan induk dan anak pascalahiran.

Selain itu, tim dokter hewan dan mahout memperketat ketersediaan nutrisi pakan harian serta menambahkan suplemen buah-buahan untuk mempercepat pemulihan fisik gajah Lestari.

Pemantauan 7×24 Jam

Guna memastikan tumbuh kembang bayi gajah berjalan optimal, BKSDA Sumsel memberlakukan pemantauan intensif selama 7×24 jam penuh.

Tim di lapangan mencatat secara berkala perkembangan perilaku, respons fisik, serta kondisi fisiologis induk maupun anak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa captive di PKG Jalur 21.

Kelahiran ini semakin memperkuat komitmen Kementerian Kehutanan bersama BKSDA Sumatera Selatan dalam mendukung program pembiakan terencana demi menyelamatkan populasi gajah sumatera dari ancaman kepunahan.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar