• Berita
  • Atasi Karhutla IKN, BNPB Siapkan Operasi Udara Hingga Hujan Buatan di Kaltim
Berita

Atasi Karhutla IKN, BNPB Siapkan Operasi Udara Hingga Hujan Buatan di Kaltim

Sisa titik api karhutla Kaltim terkonsentrasi di kawasan IKN. BNPB siapkan operasi udara dan modifikasi cuaca.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto S.Sos., M.M bersama Menteri Kehutanan RI dan Kepala Otorita IKN saat memberikan arahan dan dukungan bantuan peralatan kepada Kalaksa BPBD daerah terdampak karhutla dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Timur di Bendungan Semoi IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (14/9). (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Beratria Sukisno)

BALIKPAPAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan dukungan penuh pemerintah pusat untuk percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Hal tersebut ditegaskan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, usai menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Kehutanan, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan Forkopimda Kaltim di Samarinda, Senin (14/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut menyepakati langkah terpadu penanganan karhutla, mulai dari pengerahan satgas darat, dukungan helikopter operasi udara, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), hingga pendistribusian sarana pendukung.

Suharyanto menegaskan, BNPB bersama kementerian/lembaga terkait berkomitmen mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim hingga api padam tuntas.

Berdasarkan data BPBD Kaltim, total area yang terbakar sejak Januari hingga September 2026 telah mencapai 5.708,96 hektar. Pada pemantauan Minggu (13/9/2026), dari estimasi 712,94 hektar area terbakar dalam sehari, tim gabungan berhasil memadamkan 392,99 hektar melalui operasi darat dan udara.

Saat ini, tersisa sekitar 319,95 hektar area terbakar yang masih dalam proses pemadaman intensif. Seluruh sisa area terdampak tersebut terkonsentrasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Untuk mempercepat pemadaman di area vital tersebut, sebanyak 4.068 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, OIKN, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan di seluruh Kaltim, dengan 324 personel difokuskan secara khusus memutus rantai api di kawasan IKN.

Selain pemadaman darat dan water bombing via udara, BNPB menindaklanjuti permintaan Pemprov dan Kapolda Kaltim untuk menyelenggarakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan, khususnya di wilayah Berau dan sekitarnya dengan memanfaatkan potensi awan hujan berdasarkan pemantauan BMKG.

Guna mendukung kelancaran pasokan air di titik-titik krusial, BNPB bekerja sama dengan Kemhan, Mabes TNI, dan Mabes Polri juga telah mendistribusikan sebanyak 47 unit tangki air ke lokasi penanganan.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar