• Berita
  • Produksi 80 MMSCFD, Proyek Manpatu Pertamina Hulu Mahakam Target Beroperasi 2027
Berita

Produksi 80 MMSCFD, Proyek Manpatu Pertamina Hulu Mahakam Target Beroperasi 2027

Wagub Kaltim Seno Aji hadiri prosesi Sail Away Topside Proyek Manpatu di Kepri. Proyek migas ini siap perkuat ketahanan energi RI.

Load Out & Sail Away Topside Proyek Manpatu yang diselenggarakan PT Pertamina Hulu Mahakam di fasilitas fabrikasi PT Meindo Elang Indah, Kepulauan Riau, Jumat (17/4/2026). (Foto : Pemprov Kaltim)

KEPULAUAN RIAU – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menghadiri seremoni Load Out & Sail Away Topside Proyek Manpatu yang dilaksanakan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di fasilitas fabrikasi PT Meindo Elang Indah, Kepulauan Riau, Jumat (17/4/2026).

Tahapan ini menandai momen penting dalam pengembangan Proyek Manpatu, yakni proses pemindahan (load out) dan pengiriman (sail away) struktur topside menuju lokasi instalasi di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur.

“Kami bersyukur bisa hadir langsung ke Bintan untuk melihat persiapan pelepasan topside yang akan diberangkatkan ke Kaltim,” ungkap Wagub Seno Aji.

Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya besar memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, keberhasilan proyek ini akan berdampak langsung pada stabilitas pasokan migas nasional.

“Artinya, lifting migas Kalimantan Timur untuk Indonesia bisa terjaga,” ujarnya.

Proyek Manpatu sendiri merupakan pengembangan dari temuan sumur eksplorasi tahun 2022 di wilayah lepas pantai (offshore) South Mahakam, sekitar 35 kilometer dari pesisir Balikpapan. Fasilitas ini dirancang dengan kapasitas produksi mencapai 80 MMSCFD dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027.

Lingkup pekerjaan proyek ini tergolong masif, mencakup pembangunan anjungan baru berupa jacket dan topside, pemasangan pipa bawah laut sepanjang 2,5 kilometer, hingga pengeboran 11 sumur pengembangan.

Selain aspek teknis, Wagub Seno Aji juga mengapresiasi penyerapan tenaga kerja lokal asal Kalimantan Timur dalam pengerjaan proyek strategis ini.

“Terima kasih kepada PT Meindo dan PT PHM yang sudah melibatkan tenaga lokal asal Kaltim untuk mengerjakan proyek raksasa ini,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh GM Zona 8 Setyo Sapto Edi, jajaran manajemen PT Pertamina Hulu Mahakam, Chairman PT Meindo Elang Indah, serta perwakilan dari Kementerian ESDM dan SKK Migas.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar