NUSANTARA — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelepasan tujuh putra-putri asal kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berhasil meraih Beasiswa Universitas Brawijaya (UB) Tahun Akademik 2026/2027. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Otorita IKN, Sepaku, Kamis (23/7/2026).
Program beasiswa penuh ini merupakan bentuk kerja sama strategis antara Otorita IKN (OIKN) dengan Universitas Brawijaya guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Para penerima beasiswa dipastikan menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB dengan skema pembiayaan penuh mencakup Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester.
Ketujuh pelajar terpilih ini berhasil menyisihkan 44 pendaftar setelah melewati tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, penulisan esai, wawancara, presentasi, hingga Focus Group Discussion (FGD).
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan pesan mendalam agar para mahasiswa baru tersebut memanfaatkan peluang emas ini dengan daya juang maksimal.
“Anak-anakku, you have to prove that you are the right people to be selected. Tunjukkan bahwa saudara berhak dan layak mendapatkan beasiswa ini. Fighting spirit-nya harus kuat!” tegas Basuki membakar semangat para peserta.
Ilmu Pertanian untuk Kembangkan Potensi Samboja
Bagi para penerima beasiswa, kesempatan menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi negeri papan atas Indonesia ini merupakan amanah besar untuk membawa perubahan di daerah asal.
Ifka Nurul Adha, alumni SMAN 3 Penajam Paser Utara (PPU), mengaku terharu dan siap mengaplikasikan pengetahuan yang didapatnya kelak untuk mendukung pembangunan di IKN.
Harapan senada diutarakan Musyaheri, orang tua dari M Rafiqul Huda yang diterima di jurusan Agroekoteknologi. Sebagai petani kelengkeng asal Amborawang Laut, Samboja, ia meyakini ilmu pertanian modern dari UB sangat dibutuhkan untuk memajukan sektor pangan di wilayah IKN.
“Harapan kami ke depan, ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk pertanian di Amborawang Laut, Samboja. Kami yakin jika anak-anak belajar di sana, ilmunya akan bermanfaat bagi kita semua,” ucap Musyaheri.
Komitmen OIKN Cetak SDM Lokal Unggul
Otorita IKN menegaskan bahwa program beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan formal, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak pilar-pilar pembangunan dari kalangan masyarakat lokal.
Melalui sinergi perguruan tinggi dan pemerintah pusat, para penerima beasiswa diharapkan tak hanya mengukir prestasi akademik di Malang, tetapi juga kembali ke tanah kelahiran membawa inovasi demi kemajuan Nusantara.
Baca juga :
