• Pariwara
  • Buka Workshop Satu Data di Samarinda, Angela Idang Ingatkan Kepala Dinas Soal Kualitas Data Pembangunan
Pariwara

Buka Workshop Satu Data di Samarinda, Angela Idang Ingatkan Kepala Dinas Soal Kualitas Data Pembangunan

Bupati Mahulu tegaskan data geospasial dasar utama kebijakan. Kepala OPD diminta aktif kawal pengelolaan data daerah.

Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan memberikan arahan tegas dalam pembukaan kegiatan Peningkatan Kualitas Satu Data Indonesia dan Data Geospasial Mahulu di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Selasa (4/8/2026). (Foto : Pemkab Mahakam Ulu)

SAMARINDA – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, memberikan teguran keras kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bidang di lingkungan Pemkab Mahulu. Ia meminta para pimpinan tidak lepas tangan dan membebankan seluruh urusan pengelolaan data geospasial daerah semata kepada staf atau operator.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bupati saat membuka agenda Peningkatan Kualitas Satu Data Indonesia dan Data Geospasial Kabupaten Mahulu di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang difasilitasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Mahulu ini berlangsung selama dua hari hingga Rabu (5/8/2026).

Angela menyoroti praktik kerja yang kerap terjadi di lingkup Pemkab Mahulu, di mana operator bekerja tanpa arahan memadai dari atasan, bahkan ditinggalkan saat proses pengambilan keputusan strategis.

“Saya minta kepala perangkat daerah dan kepala bidang benar-benar memahami pekerjaan operator. Jangan sampai operator bekerja sendiri tanpa arahan. Ketika terjadi mutasi, tidak ada serah terima yang jelas sehingga pekerjaan terputus dan berdampak pada kualitas data. Ini tidak boleh terus terjadi,” tegas Angela.

Ia menambahkan, kondisi geografis Mahulu yang luas dan menantang membutuhkan basis data spasial yang valid. Data akurat sangat krusial untuk perencanaan tata ruang, pengelolaan sumber daya alam, mitigasi bencana, hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan lima arahan strategis, yakni:

  • Seluruh OPD wajib mendukung penuh implementasi Satu Data Indonesia dengan memenuhi standar metadata dan interoperabilitas data.

  • Memperkuat sinergi antara Wali Data, Produsen Data, dan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Daerah untuk mencegah duplikasi data antar-sektor.

  • Meningkatkan kapasitas SDM pengelola data, khususnya dalam penguasaan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG).

  • Mengintegrasikan seluruh data geospasial ke dalam portal Satu Data Kabupaten Mahakam Ulu sebagai landasan evidence-based policy.

  • Menyusun rencana aksi konkret di tiap OPD sebagai tindak lanjut pasca-kegiatan, sehingga tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.

“Ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi momentum membangun sistem data yang solid, terintegrasi, dan berkelanjutan demi kemajuan Mahakam Ulu,” imbaunya.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Kepala Diskominfostandi Mahulu beserta jajaran, serta perwakilan Kasubbag Umum/TU dan operator dari masing-masing OPD. Workshop ini menghadirkan narasumber dari Bappeda Kaltim (Duma Mangalle), Dinas PUPR-PERA Kaltim (Hari Suherman), dan Diskominfo Kota Samarinda (Ronny Triaka).

Baca juga :

Picture of Kabupaten Mahakam Ulu
Kabupaten Mahakam Ulu
Artikel atau konten advertorial, kerja sama Kabupaten Mahakam Ulu dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar