• Olahraga
  • Persiapan Musim Baru, Juara Grup Timur PSS Sleman Mulai Panaskan Mesin
Olahraga

Persiapan Musim Baru, Juara Grup Timur PSS Sleman Mulai Panaskan Mesin

Tatap persaingan kasta tertinggi, PSS Sleman fokus bangun kekompakan tim dan buru pemain baru di bursa transfer.

Para penggawa PSS Sleman saat melahap menu latihan fisik pada sore hari. Pasca-sukses merebut tiket promosi sebagai juara Grup Timur musim lalu, PSS Sleman mulai memanaskan mesin menyongsong bergulirnya kompetisi kasta tertinggi musim 2026/27. (Foto : league.id)

SLEMAN – PSS Sleman resmi memulai persiapannya untuk mengarungi ketatnya persaingan di kompetisi kasta tertinggi musim 2026/27. Sesi latihan perdana Laskar Sembada telah digulirkan pada Rabu (15/7/2026) sore lalu di bawah komando langsung pelatih kepala baru mereka, Pieter Huistra.

Sebagai salah satu dari tiga tim yang berhasil merebut tiket promosi setelah keluar sebagai juara Grup Timur pada Pegadaian Championship musim lalu, PSS Sleman enggan sekadar menumpang lewat. Memasuki momen pramusim, manajemen dan tim pelatih langsung bergerak cepat menyisir bursa transfer demi mendatangkan amunisi baru yang berkualitas.

Pieter Huistra menjelaskan bahwa saat ini dirinya sedang mematangkan komposisi tim dengan membidik sejumlah pemain asing dan lokal di beberapa posisi krusial yang dinilai masih lowong.

“Kami masih terus bekerja untuk melengkapi komposisi tim. Saat ini, kami masih mencari seorang striker, pemain belakang, dan gelandang bertahan berkualitas yang menjadi kebutuhan penting tim,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

Kantongi Nama Kandidat, Tunggu Proses Akhir

Mantan juru taktik Borneo FC Samarinda ini membeberkan bahwa radar transfer klub sebenarnya sudah mengunci beberapa nama potensial untuk mengisi pos-pos tersebut. Namun, manajemen masih harus menuntaskan detail kesepakatan sebelum memperkenalkannya secara resmi ke publik Sleman.

“Kami sebenarnya sudah memiliki kandidat untuk posisi tersebut, namun saat ini prosesnya masih berjalan, dan kami harus menyelesaikan seluruh tahapan hingga mereka resmi bergabung,” tambah Huistra.

Ia memastikan setiap pemain yang mendarat di Bumi Sembada dipilih secara selektif berdasarkan kebutuhan taktis, bukan sekadar mengumpulkan nama besar. Karakter dan gaya bermain calon penggawa baru harus selaras dengan filosofi sepak bola yang akan diterapkannya agar proses adaptasi berjalan cepat.

Bagi pelatih berusia 59 tahun ini, kemewahan materi pemain tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya keharmonisan di dalam ruang ganti.

“Dalam sepak bola, memiliki banyak pemain berkualitas tentu menjadi keuntungan. Namun, itu bukanlah faktor yang paling menentukan. Kesuksesan lahir dari sebuah tim yang solid, kompak, dan mampu bekerja bersama. Sebaliknya, tanpa kekompakan tim, akan sangat sulit mencapai hasil yang diharapkan,” pungkasnya tegas.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar