• Olahraga
  • Borneo FC vs Semen Padang: Misi Pesut Etam Samai Poin Persib di Puncak Klasemen
Olahraga

Borneo FC vs Semen Padang: Misi Pesut Etam Samai Poin Persib di Puncak Klasemen

Borneo FC berpeluang samai poin Persib jika menang atas Semen Padang. Fabio Lefundes kritik penunjukan wasit di laga krusial.

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes. (Foto : Facebook Borneo FC Samainda)

SAMARINDA – Borneo FC Samarinda berpeluang besar menyamai perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen sementara BRI Super League. Syaratnya, skuad Pesut Etam wajib menumbangkan Semen Padang FC dalam laga pekan ke-29 di Stadion Segiri, Sabtu (25/4/2026) malam pukul 20.00 WITA.

Momentum ini didapat setelah Persib Bandung tertahan imbang 1-1 oleh Arema FC pada Jumat (24/4). Jika berhasil mengamankan tiga poin, Mariano Peralta dan kawan-kawan akan mengoleksi 66 poin, jumlah yang sama dengan milik Maung Bandung.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa enam laga sisa musim ini adalah partai final. Ia meminta anak asuhnya tampil tanpa cela guna menjaga momentum di jalur juara.

“Setiap laga saat ini adalah final. Kita harus ambil poin penuh jika ingin tetap di papan atas,” tegas Fabio dalam konferensi pers, Jumat (24/4) malam.

Penyerang Borneo FC, Koldo Obieta, menambahkan bahwa dukungan suporter di Stadion Segiri akan menjadi faktor kunci. “Besok adalah final pertama dari enam laga sisa. Sangat penting bagi kami untuk menang di kandang,” ujarnya.

Fabio Lefundes Soroti Kinerja Wasit

Di balik ambisi juara, Fabio Lefundes melontarkan kritik tajam terkait penunjukan wasit. Ia mengaku merasa janggal karena wasit yang bertugas di laga ini sebelumnya memimpin laga rival mereka di papan atas.

“Buat saya pribadi ada yang aneh. Mereka menunjuk wasit yang sebelumnya memimpin laga Persija untuk memimpin laga kami, padahal tim-tim ini sedang bersaing ketat. Saya harap wasit besok bertindak fair,” sentil mantan pelatih Madura United itu.

Fabio mendesak Komite Wasit bersikap objektif, terutama di pekan-pekan krusial akhir musim. “Jangan sampai ada wasit yang membela satu tim. Kami sudah bekerja keras berbulan-bulan, jangan sampai dirusak hal yang kurang bagus,” tambahnya.

Semen Padang Menolak Menyerah

Di sisi lain, Semen Padang FC datang dengan misi berat. Laga ini bak duel “kurcaci melawan raksasa”, mengingat Kabau Sirah masih terbenam di peringkat ke-17 zona degradasi dengan 20 poin, terpaut jauh dari Borneo FC di posisi kedua (63 poin).

Pelatih anyar Semen Padang, Imran Nahumarury, mengakui kedalaman skuad lawan namun tetap optimistis. Meski baru menggantikan Dejan Antonic di pengujung musim dan kehilangan empat pemain pilar, Imran menolak untuk menyerah pada keadaan.

“Borneo adalah tim yang sangat kuat, tapi kami sudah melakukan persiapan baik. Memang sulit masuk di akhir musim, namun ini tantangan yang harus saya hadapi. Kami harus waspadai kolektivitas mereka, bukan hanya individu seperti Juan Vila atau Peralta,” kata Imran.

Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kedua tim memiliki kepentingan yang bertolak belakang; Borneo FC mengejar takhta juara, sementara Semen Padang berjuang demi napas di kasta tertinggi.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar