• Berita
  • Dua Warga Laporkan Teror Begal, Polisi Langsung Sisir CCTV Sekitar TKP
Berita

Dua Warga Laporkan Teror Begal, Polisi Langsung Sisir CCTV Sekitar TKP

Dua warga dilaporkan jadi korban percobaan begal di kawasan Balikpapan Selatan pada Sabtu (16/5/2026) dinihari.

Ilustrasi begal. (Foto : ANTARA)

BALIKPAPAN – Dua orang warga dilaporkan menjadi korban percobaan pembegalan di kawasan Balikpapan Selatan pada Sabtu (16/5/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA. Peristiwa tersebut mendadak viral di media sosial setelah para korban menceritakan kronologi kejadian yang menimpa mereka di lokasi dan waktu yang berbeda di sekitar Perumahan Batara.

Dalam video berdurasi 1 menit 39 detik yang beredar, dua warga tersebut berada di Polsek Balikpapan Selatan. Salah satu korban tampak mengalami luka sabetan benda tajam pada bagian kaki kanannya. Terduga pelaku pembegalan ditengarai berjumlah lebih dari empat orang.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait dugaan percobaan begal tersebut.

“Polresta Balikpapan langsung mem-back-up jajaran Polsek Balikpapan Selatan untuk pengungkapan peristiwa tersebut,” tegas Kombes Jerrold, Sabtu (16/5/2026) sore.

Polisi Buru Pelaku Lewat CCTV

Jerrold menjelaskan, saat ini tim gabungan dari Polresta dan Polsek tengah melakukan penyelidikan intensif di lapangan. Petugas mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Mengenai kondisi korban yang terluka, Kapolresta memastikan bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan perawatan medis dan situasinya kini sudah stabil. “Kondisi korban saat ini sudah selesai menjalani pengobatan, semoga bisa segera beraktivitas kembali seperti semula,” tambahnya.

Tingkatkan Patroli Malam

Untuk mengantisipasi kejadian serupa dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, Polresta Balikpapan memastikan bakal mengintensifkan patroli rutin malam hari melalui skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Jerrold mengimbau agar masyarakat Kota Beriman tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari atau melintasi kawasan sepi.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Namun, peran serta masyarakat sangat penting, karena kejahatan timbul bukan hanya karena niat pelaku, melainkan juga karena adanya kesempatan. Jika membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi call center 110,” pungkasnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar