• Berita
  • Dishub Balikpapan Anggarkan Puluhan Miliar demi Pasang PJU Baru dan Lampu Artistik
Berita

Dishub Balikpapan Anggarkan Puluhan Miliar demi Pasang PJU Baru dan Lampu Artistik

Kejar target program Balikpapan Terang, Pemkot Balikpapan guyur anggaran hingga Rp70 miliar untuk pasang 1.600 unit PJU pada 2026.

Ilustrasi pemasangan lampu jalan. (Foto : iStock/imagedepotro)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tancap gas merealisasikan program “Balikpapan Terang” pada tahun 2026. Sebanyak 1.600 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) baru ditargetkan terpasang di berbagai sudut kota guna mendongkrak keamanan dan estetika wilayah.

Proyek berskala besar ini diperkirakan menelan dana segar sekitar Rp60 miliar hingga Rp70 miliar yang dialokasikan bersumber dari APBD Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, membeberkan bahwa proses pengadaan dan pengiriman material PJU saat ini sedang berjalan intensif. Sebagian besar perangkat lampu didatangkan langsung dari Surabaya dan ditargetkan rampung secara keseluruhan pada Juli 2026 mendatang.

“Kita lakukan penambahan tahun ini dan insyaallah kita optimalkan. Saat ini ada pengiriman dari Surabaya untuk sumber-sumber PJU baru. Insyaallah bulan Juli nanti kita harapkan semua sudah tuntas terpasang,” ujar Fadli.

Progres Capai 40 Persen, Ada Lampu Artistik di Titik Strategis

Fadli meluruskan bahwa dari total 1.600 unit yang direncanakan, tidak semua pengerjaan berupa pemasangan tiang baru secara fisik. Skema pengerjaan di lapangan dibagi menjadi unit baru utuh, penggantian lampu rusak, serta penambahan komponen ornamen pendukung.

Hingga pertengahan Mei 2026, progres pemasangan di lapangan dilaporkan telah menyentuh angka 40 persen atau setara dengan sekitar 500 unit PJU yang sudah menyala.

Guna mempercantik visual kota, Dishub membagi jenis lampu jalan menjadi tiga kategori utama, yaitu:

  • PJU Konvensional: Menggunakan jaringan listrik umum untuk jalan-jalan protokol dan pemukiman.

  • PJU Tenaga Surya (Solar Cell): Diprioritaskan untuk area yang minim pasokan kabel listrik.

  • PJU Artistik & Tiang High Mast: Difokuskan di area strategis. Saat ini jenis artistik sudah terpasang rapi di kawasan Balikpapan Baru dan Simpang Dome.

Bagi Tugas Pengelolaan Biar Cepat Tanggap

Menariknya, Fadli menambahkan bahwa tata kelola dan perawatan lampu jalan di Kota Minyak ini tidak hanya bertumpu pada satu instansi. Pemkot Balikpapan membagi kewenangan pengelolaan PJU ke dalam empat instansi vertikal sesuai dengan fungsi dan zonasi wilayah kerja:

  • Dinas Perhubungan (Dishub): Menangani instalasi PJU dengan ketinggian tiang di atas 4 meter (jalan protokol/utama).

  • Pihak Kecamatan: Bertanggung jawab atas penerangan lingkungan dengan ketinggian di bawah 4 meter.

  • Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkin): Mengelola penerangan di area komplek perumahan.

  • Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Khusus menangani fasilitas penerangan di area pemakaman umum.

Sebagai informasi tambahan, komitmen Pemkot Balikpapan dalam mengentaskan kawasan gelap memang terus digenjot dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun anggaran sebelumnya, kota ini sempat mengantongi suntikan dana segar senilai Rp124 milar dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim, ditambah Rp50 miliar pendamping untuk optimalisasi program PJU perkotaan.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar