• Olahraga
  • PSS Sleman Ditahan Imbang 10 Pemain Persiba, Ansyari Lubis Soroti Mental dan Performa Pemain
Olahraga

PSS Sleman Ditahan Imbang 10 Pemain Persiba, Ansyari Lubis Soroti Mental dan Performa Pemain

PSS Sleman ditahan imbang Persiba 1-1. Kemenangan Super Elja sirna oleh gol telat Arsa Ramadan di menit ke-89.

Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, mengakui hasil akhir tersebut tidak sesuai dengan ambisi besar tim yang datang untuk mengamankan poin penuh. (Foto : ileague.id)

BALIKPAPAN – Kemenangan PSS Sleman yang sudah di depan mata harus sirna setelah ditahan imbang Persiba Balikpapan dengan skor 1-1 pada pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/26. Laga krusial tersebut berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (26/4/2026) malam.

Skuad berjuluk Super Elang Jawa sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat aksi striker andalan, Gustavo Tocantins, pada menit ke-73. Namun, Persiba berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Arsa Ramadan di pengujung laga, tepatnya menit ke-89.

Hasil ini menjadi kekecewaan bagi PSS karena mereka gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Sejak menit ke-50, Persiba harus bermain dengan 10 orang setelah Rical Vieri diganjar kartu merah oleh wasit.

Meski gagal meraih target tiga poin, PSS tetap bertahan di puncak klasemen Grup 2 (Grup Timur) dengan koleksi 53 poin. Raihan ini sama dengan Persipura Jayapura yang berada di peringkat kedua, namun PSS unggul dalam selisih gol serta head-to-head. Dengan hasil ini, penentuan tim yang berhak promosi langsung ke kasta tertinggi akan dipastikan pada laga pamungkas pekan ke-27.

Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, mengakui hasil akhir tersebut tidak sesuai dengan ambisi besar tim yang datang untuk mengamankan poin penuh.

“Pastinya dengan hasil imbang 1-1 ini, penentuan di pertandingan terakhir ada pada diri kami sendiri. Sebenarnya kami datang ke sini dengan target tiga poin, namun hanya diberikan satu poin,” ujar Ansyari Lubis usai laga.

Ansyari menegaskan bahwa hasil ini menjadi bahan pembelajaran penting, terutama terkait kesiapan mental bertanding. Ia juga menyoroti performa beberapa pemain yang dinilai tampil di bawah standar.

“Saya kira ada beberapa pemain yang tidak menunjukkan performa terbaik, ini yang menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk memperbaiki performa pada laga berikutnya,” pungkasnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar