• Olahraga
  • Pekan Pamungkas Super League: Unggul 23 Gol, David da Silva Selangkah Lagi Segel Gelar Top Skor
Olahraga

Pekan Pamungkas Super League: Unggul 23 Gol, David da Silva Selangkah Lagi Segel Gelar Top Skor

Kantongi 23 gol, striker Persib David da Silva di ambang segel gelar Top Skor Super League, unggul atas Alex Martins dan Peralta.

Striker Malut United, David Da Silva, berpeluang menggondol gelara top skor BRI Super League musim ini. (Foto : Facebook Malut United)

SAMARINDA – Di tengah sengitnya tensi perebutan trofi juara antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, persaingan individu untuk merengkuh gelar pencetak gol terbanyak (Top Scorer) BRI Super League musim 2025/2026 juga dipastikan mencapai klimaksnya pada pekan ke-34, Sabtu (23/5/2026) malam.

Hingga menjelang peluit sepak mula laga pamungkas dibunyikan, penyerang tajam Persib Bandung, David da Silva, masih kokoh berada di jalur terdepan untuk menyabet penghargaan Sepatu Emas.

Bomber haus gol asal Brasil tersebut saat ini memimpin bursa top skor dengan koleksi mentereng 23 gol dari 32 pertandingan yang telah dilakoninya bersama Maung Bandung.

Catatan impresif mantan penyerang Persebaya Surabaya itu membuatnya berada di atas angin, unggul empat bola dari striker Dewa United Banten FC, Alex Martins, yang mengoleksi 19 gol, serta berjarak lima gol dari penyerang sayap andalan Borneo FC, Mariano Peralta, yang mengantongi 18 gol.

Daftar Atas Bursa Top Skor BRI Super League 2025/2026:

PeringkatNama PemainKlubJumlah Gol
1David da SilvaPersib Bandung23 Gol
2Alex MartinsDewa United Banten FC19 Gol
3Mariano PeraltaBorneo FC Samarinda18 Gol

Peralta Intip Peluang Lewat Laga Kontra Malut United

Kendati jarak gol terhitung cukup lebar, peluang Mariano Peralta untuk menambah pundi-pundi golnya masih terbuka saat Borneo FC menjamu Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, malam nanti.

Terlebih, Malut United datang ke Kota Samarinda tidak dalam kondisi ideal. Tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut tengah dihantam badai absennya delapan pemain inti akibat cedera dan hukuman akumulasi kartu, termasuk absennya bek-bek tangguh seperti duo Sayuri dan Lucas Cardoso. Kondisi pincang tim tamu ini bisa menjadi celah bagi lini serang agresif Pesut Etam untuk tampil menekan sejak menit awal.

Di sisi lain, kubu Malut United menegaskan mereka menolak untuk mengalah begitu saja. Target mengamankan poin di Samarinda sangat krusial bagi Laskar Kie Raha untuk mengamankan posisi final mereka di klasemen akhir demi tiket elite empat besar. Saat ini, Malut United tertahan di posisi ke-5 dengan 53 poin, hanya terpaut dua angka dari Persebaya Surabaya.

Meski demikian, pelatih Malut United Hendri Susilo meminta anak asuhnya untuk tidak terlalu terbebani oleh ambisi individu pemain lawan maupun skenario kalkulasi klasemen tim lain.

“Fokus kami saat ini murni hanya untuk internal tim Malut United. Kami tidak memikirkan hasil pertandingan di tempat lain atau urusan eksternal. Saya percaya dengan komitmen 16 pemain yang ada saat ini, semoga kami bisa memberikan perlawanan terbaik dan membawa pulang kemenangan,” pungkas Hendri Susilo tegas.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar