BALIKPAPAN – Duel sengit dipastikan tersaji di Stadion Batakan saat tuan rumah Persiba Balikpapan menjamu pemuncak klasemen PSS Sleman pada pekan ke-26 Pegadaian Championship, Minggu (26/4/2026) malam. Laga ini menjadi pertaruhan nasib bagi kedua tim; Persiba berjuang keluar dari zona merah, sementara PSS membidik kemenangan demi mengamankan tiket promosi ke Super League.
Saat ini, Beruang Madu tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara Grup 2 dengan koleksi 18 poin, terpaut dua angka dari PSIS Semarang di zona aman. Di sisi lain, PSS Sleman kokoh di puncak dengan 52 poin, hanya unggul tipis dari Persipura Jayapura (50 poin) dan Barito Putera (50 poin).
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menyadari bahwa menaklukkan Super Elang Jawa bukanlah perkara mudah. Namun, ia menegaskan timnya memiliki motivasi berlipat untuk mengamankan poin penuh pada partai kandang terakhir musim ini.
“Mereka punya kans promosi dan pasti tampil all out. Tapi kami juga ingin menang agar tidak terdegradasi. Kami sudah menganalisis kekuatan dan kekurangan mereka. Kami ingin memberikan kemenangan di laga kandang terakhir besok,” ujar Leo dalam konferensi pers, Sabtu (25/4/2026).
Faktor Emosional Leo Tupamahu
Posisi Leo sebagai mantan manajer PSS Sleman menjadi warna tersendiri dalam laga ini. Ia mengaku sedikit banyak memahami karakter pelatih dan kedalaman skuad lawan, meski ia sadar situasi di lapangan akan tetap berbeda.
“Sedikit banyak saya tahu seperti apa Coach Ansyari Lubis dan para pemain mereka. Tapi setiap laga pasti berbeda. Kami harus berusaha lebih dan punya kemauan menang yang lebih besar dari mereka,” tegasnya.
Terkait posisi tim di peringkat ke-9 yang membayangi skema playoff degradasi, Leo memilih untuk tetap fokus pada sisa laga. “Fokus saya hanya dua laga sisa, melawan PSS dan Deltras pekan depan. Saya belum memikirkan skema playoff,” tambahnya. Namun, Persiba kemungkinan besar kehilangan bek kanan andalannya, Ibnu, yang masih mengalami cedera.
Harapan pada Kepemimpinan Wasit
Mengingat pentingnya laga ini bagi persaingan di papan atas maupun bawah, Leo memberikan pesan khusus kepada pengadil lapangan agar bekerja profesional.
“Saya berharap wasit bisa bersikap adil dan tidak berat sebelah. Ini pekan krusial bagi semua tim. Saya harap mereka bekerja dengan baik dan jujur,” kata Leo.

PSS Sleman Antisipasi Militansi Tuan Rumah
Di kubu tamu, Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan timnya datang dengan kesiapan penuh. Ia mengingatkan Riko Simanjuntak dan kawan-kawan untuk mewaspadai karakter militan Persiba yang kerap merepotkan saat bermain di kandang sendiri.
“Kami sudah siap dan fokus. Persiba adalah tim militan, mereka pasti bekerja keras di lapangan. Kami harus mengantisipasi itu dan tetap konsisten dalam permainan sepanjang laga,” pungkas Ansyari.
