TEGAL – Persiba Balikpapan akan melakoni laga penentuan melawan tuan rumah Persekat Tegal dalam babak play-off degradasi Pegadaian Championship di Stadion Tri Sanja, Jumat (8/5/2026) sore. Duel ini menjadi satu-satunya jalur bagi kedua tim untuk bertahan di kasta kedua atau terlempar ke Liga 3.
Persiba datang dengan catatan 19 poin dari 27 laga di musim reguler Grup Timur. Sementara itu, Persekat Tegal mengantongi modal 6 kemenangan dari Grup Barat. Mengingat status kedua tim yang sama-sama finis di peringkat ke-9, laga ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal.
Instruksi Pelatih: Menang atau Terdegradasi
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menegaskan bahwa kesiapan mental menjadi kunci utama. Ia meminta anak asuhnya menganggap laga ini sebagai pertandingan terakhir yang tidak memberikan kesempatan kedua.
“Besok adalah laga final bagi kami. Saya tekankan pemain harus bertarung habis-habisan agar Persiba tetap bertahan di Championship musim depan,” tegas Leo dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026).
Leo juga telah mengantisipasi faktor non-teknis, termasuk cuaca panas Tegal dan kemungkinan laga berlangsung lebih dari 90 menit.
Pemain Siap Tempur
Kapten tim Persiba, Abdul Rachman, menjamin seluruh skuad dalam kondisi siap tempur. Menurutnya, kendala cuaca tidak akan menjadi alasan untuk tampil di bawah performa terbaik.
“Kami sangat siap dan akan berjuang maksimal. Tidak ada alasan soal panas, tujuan kami hanya satu: membawa Persiba bertahan di kompetisi ini,” pungkasnya.
Pemenang laga ini dipastikan aman di Championship, sementara tim yang kalah harus rela turun kasta ke Liga 3 musim depan.
