BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/27 dengan hasil minor. Skuad berjuluk Beruang Madu ini harus menelan dua kekalahan beruntun saat menghadapi RANS Nusantara FC dan Persela Lamongan.
Pada pekan pertama, Persiba sebenarnya berpeluang meraih poin penuh saat bersua RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (13/9/2026). Beruang Madu sempat memimpin dua gol lebih dulu. Namun, RANS Nusantara FC mampu bangkit di babak kedua dan membalikkan kedudukan menjadi 3-2.
Hasil negatif kembali menimpa Persiba pada pekan kedua. Saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (19/9/2026), Persiba menyerah dengan skor tipis 0-1 akibat gol di penghujung laga.
Dua kekalahan tersebut membuat Persiba tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara dengan torehan minus empat poin, hasil dari mencetak dua gol dan kebobolan empat kali.
Pelatih Persiba Balikpapan, Sudirman, mengungkapkan bahwa penurunan kondisi fisik pemain menjadi akar masalah yang memicu hilangnya konsentrasi di lapangan.
“Salah satu penyebab kurang fokus karena fisik kami terlalu drop jauh. Ya, itu menjadi penyebab utama dari hasil pertandingan,” ungkap Sudirman dikutip dari laman ileague.id.
Sudirman menegaskan, kebugaran fisik pemain akan menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi jajaran pelatih. Evaluasi ketat dan peningkatan fisik akan digenjot agar performa tim membaik pada laga-laga selanjutnya.
“Insyaallah, itu akan menjadi pekerjaan rumah kami untuk meningkatkan performa pemain pada pertandingan berikutnya, sehingga masalah tersebut bisa teratasi,” tegasnya.
Persiba Balikpapan dijadwalkan menjamu De Red FC pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/9/2026).
Baca juga :
