• Olahraga
  • Bawa Kendal Tornado Finis Posisi ke-4, Stefan Keeltjes Masuk Kandidat Best Coach Championship
Olahraga

Bawa Kendal Tornado Finis Posisi ke-4, Stefan Keeltjes Masuk Kandidat Best Coach Championship

Statistik apik 15 kemenangan bawa Stefan Keeltjes masuk nominasi Best Coach. Bukti kepiawaian juru taktik Kendal Tornado FC musim ini.

Sukses finis posisi ke-4, pelatih Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes jadi kandidat pelatih terbaik Championship 2025/26. (Foto : ileague.id)

KENDAL – Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, resmi masuk dalam nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026. Pencapaian ini menjadi sorotan publik sepak bola nasional menyusul keberhasilan juru taktik asal Surabaya tersebut membawa tim promosi bersaing di papan atas klasemen.

Nama Stefan bersanding dengan deretan pelatih kawakan tanah air, seperti Rahmad Darmawan (Persipura Jayapura), Widodo C. Putro (Garudayaksa FC), Ansyari Lubis (PSS Sleman), serta pelatih muda Ade Suhendra (Adhyaksa FC Banten).

“Tentu sebuah kehormatan bagi saya, apalagi ada Coach Widodo, Coach Rahmad, dan Coach Ansyari yang menangani tim-tim raksasa. Harapan saya tentu bisa memenangkan penghargaan ini sebagai kebanggaan bagi Kendal Tornado FC,” ujar Stefan Keeltjes, Jumat (8/5/2026).

Statistik Impresif Laskar Badai Pantura

Kehadiran Stefan di kursi kepelatihan menjadi faktor kunci keberhasilan Laskar Badai Pantura sepanjang musim. Sebagai tim debutan di kasta kedua yang didominasi pemain muda dan jebolan Liga Nusantara, Kendal Tornado FC tampil mengejutkan dengan permainan penuh determinasi.

Berdasarkan statistik akhir musim, tim berwarna kebanggaan oranye ini sukses finis di peringkat ke-4 Grup 2 (Grup Timur). Dari 27 pertandingan, Stefan mencatatkan 15 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan dengan total raihan 50 poin.

Pelecut Semangat di Masa Depan

Stefan menegaskan bahwa nominasi ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti keberhasilan skema pembangunan mental yang ia terapkan kepada para pemain. Baginya, berada di jajaran pelatih terbaik menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Nominasi ini menjadi pelecut semangat saya untuk terus berkembang. Saya ingin terus belajar agar dapat berkontribusi lebih bagi prestasi sepak bola Indonesia di masa depan,” pungkasnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar