BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dipastikan segera menyetop tradisi menggelar rapat paripurna di hotel-hotel mewah. Mulai Senin pekan depan, para wakil rakyat dijadwalkan bakal perdana menempati gedung kantor baru yang berlokasi di pusat kota guna melaksanakan agenda kedewanan.
Langkah ini diambil setelah Pemerintah Kota Balikpapan memberikan lampu hijau pemanfaatan gedung baru setinggi tiga lantai tersebut melalui status pinjam pakai, meski proyek konstruksinya kini baru memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadry, mengungkapkan bahwa pemanfaatan fasilitas baru ini menjadi angin segar bagi efisiensi pengeluaran daerah. Selama ini, keterbatasan ruang di kantor lama memaksa sekretariat dewan merogoh kocek cukup dalam untuk menyewa ruang pertemuan hotel demi menyelenggarakan rapat paripurna berskala besar.
“Dengan adanya kantor baru ini, mudah-mudahan kami tidak perlu lagi menyewa hotel untuk rapat paripurna. Tentu ini akan menghemat anggaran daerah secara signifikan,” ujar Alwi, Senin (20/7/2026).
Target Serah Terima Awal Agustus
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan sendiri menargetkan seluruh sisa pekerjaan minor tuntas dalam waktu dekat. Bangunan megah tersebut diproyeksikan bakal diserahterimakan secara resmi kepada Sekretariat DPRD pada awal Agustus 2026 mendatang.
Kepala Bidang Gedung Pemerintah DPU Kota Balikpapan, Dewi Idamawaty, menyebut progres fisik pembangunan saat ini telah menyentuh angka sekitar 90 persen. Tim di lapangan kini berfokus pada pengerjaan detail interior dan pembersihan kawasan.
“Targetnya awal Agustus sudah mulai dikelola dan dioperasikan secara penuh oleh pihak sekretariat,” jelas Dewi.
Secara konsep arsitektur, Dewi menambahkan, gedung baru DPRD ini dirancang ramah budaya lokal. Fasad bangunan hingga interior ruangan mengusung tema ornamen dan motif khas Kalimantan Timur sebagai representasi identitas visual daerah.
Genjot Fungsi Legislasi
Walau belum diserahterimakan secara reguler, gedung ini sengaja dibuka lebih awal guna mendukung maraton pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Nantinya, gedung berlantai tiga ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang kedewanan yang representatif, mulai dari ruang fraksi, ruang komisi, ruang rapat paripurna yang luas, hingga ruang kerja privat bagi seluruh legislator.
“Dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dan nyaman, kami berharap kinerja teman-teman anggota DPRD Balikpapan dapat semakin maksimal dan optimal, terutama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi masyarakat,” pungkas Alwi.
Baca juga :
