• Berita
  • Kinerja Gemilang Semester I 2026: Aset Pegadaian Tembus Rp 186,33 Triliun, NPL Membaik Jadi 0,71 Persen
Berita

Kinerja Gemilang Semester I 2026: Aset Pegadaian Tembus Rp 186,33 Triliun, NPL Membaik Jadi 0,71 Persen

Pegadaian cetak laba bersih Rp 6,59 triliun di Semester I 2026, melesat 84,4%. Ditopang ekspansi ekosistem Bank Emas dan aplikasi Tring!

Melalui penguatan ekosistem emas dan transformasi layanan digital, Pegadaian sukses mencatatkan lonjakan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan raihan laba bersih mencapai Rp 6,59 triliun serta peningkatan total aset hingga Rp 186,33 triliun. (Foto : Dok. Pegadaian)

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) membukukan lompatan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang Semester I Tahun 2026. Perusahaan pelat merah ini berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 6,59 triliun hingga periode 30 Juni 2026.

Capaian tersebut melonjak 84,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar Rp 3,58 triliun.

Akselerasi performa ini juga tercermin dari total aset perusahaan yang melesat 53,9 persen menjadi Rp 186,33 triliun dari sebelumnya Rp 121,1 triliun. Pertumbuhan aset ditopang oleh penyaluran pinjaman berjalan (Outstanding Loan/OSL gross) yang naik 52,7 persen mencapai Rp 155,1 triliun.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, menyatakan pertumbuhan ini dicapai di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global dan geopolitik melalui efisiensi serta ekspansi agresif ekosistem emas.

“Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja. Pencapaian ini merupakan buah dedikasi seluruh Insan Pegadaian serta kepercayaan nasabah. Melalui ekspansi Layanan Bank Emas dan aplikasi Tring!, kami optimistis terus mendorong kontribusi bagi ekonomi nasional,” ujar Damar dalam rilis resminya, Senin (27/7/2026).

Peningkatan volume bisnis tersebut diimbangi dengan kualitas pembiayaan yang kian sehat. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) Pegadaian susut secara signifikan dari 0,81 persen per Juni 2025 menjadi 0,71 persen pada Juni 2026.

Damar menambahkan, portofolio Layanan Bank Emas (Bullion Services) Pegadaian saat ini menjadi yang terlengkap di Indonesia—meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas—dengan dukungan fasilitas ruang penyimpanan (vault) berstandar internasional.

Komitmen Inklusi Keuangan di Kalimantan

Secara terpisah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menegaskan bahwa pencapaian positif di tingkat nasional menjadi pelecut motivasi untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan di wilayah operasional Kalimantan.

“Kinerja gemilang ini menjadi bukti nyata suksesnya transformasi ekosistem emas. Di Kanwil IV Balikpapan, kami berkomitmen mendukung capaian ini melalui perluasan literasi investasi emas serta peningkatan kualitas layanan nasabah di seluruh wilayah kerja Kalimantan,” kata Rinaldi.

Menurut Rinaldi, hadirnya layanan terintegrasi seperti Bank Emas dan platform aplikasi Tring! makin mempermudah masyarakat dalam memilih instrumen investasi yang aman dan terpercaya, sekaligus memperkuat peran Pegadaian dalam ekosistem Danantara.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar