• Berita
  • CPO Tembus Rp 15.392 Per Kg, Harga TBS Sawit Kaltim Periode September Meroket
Berita

CPO Tembus Rp 15.392 Per Kg, Harga TBS Sawit Kaltim Periode September Meroket

Harga TBS sawit di Kaltim kembali naik hingga Rp 3.604 per kg. Disbun sebut penguatan CPO global jadi pemicu utama.

Pekerja saat menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil panen di kawasan Kalimantan Timur. (kaltimprov.go.id)

BALIKPAPAN – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali melanjutkan tren kenaikan pada periode 1–15 September 2026. Hasil penetapan ini memberikan angin segar bagi para petani sawit di seluruh wilayah Kaltim.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Arief Murdiyatno, menjelaskan bahwa lonjakan harga TBS dipicu oleh menguatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar global beserta meningkatnya volume permintaan pasar.

“Hasil penetapan tim mencatat harga rata-rata tertimbang CPO mencapai Rp 15.392,82 per kilogram, sedangkan harga kernel ditetapkan sebesar Rp 13.187,62 per kilogram,” ujar Arief di Samarinda, Senin (21/9/2026).

Berdasarkan hasil rapat penetapan Disbun Kaltim, harga TBS tertinggi dicatatkan oleh tanaman berumur 10 hingga 20 tahun yang menembus Rp 3.604,37 per kilogram.

Sementara itu, untuk tanaman berumur 3 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.164,88 per kilogram, umur 5 tahun Rp 3.356,25 per kilogram, dan umur 7 tahun Rp 3.479,22 per kilogram. Untuk tanaman berumur 25 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.332,18 per kilogram.

Arief menegaskan bahwa daftar acuan harga tersebut wajib diterapkan bagi petani yang telah terikat kemitraan resmi dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya kelompok tani plasma.

Ia mendorong penguatan kelembagaan dan kemitraan kelompok tani agar para petani swadaya tidak terus-menerus dirugikan oleh permainan harga tengkulak.

“Melalui kemitraan yang transparan dan kuat, harga TBS di tingkat petani dapat lebih terjaga dan tidak dipermainkan oleh tengkulak. Kami berharap naiknya harga ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan petani Kaltim,” pungkasnya.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar