• Olahraga
  • Resmi: Kas Hartadi Tukangi PSIS Semarang di Dua Laga Terakhir Pegadaian Championship
Olahraga

Resmi: Kas Hartadi Tukangi PSIS Semarang di Dua Laga Terakhir Pegadaian Championship

PSIS Semarang resmi tunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala baru. Misi utamanya adalah membawa Laskar Mahesa Jenar menjauh dari zona degradasi.

Pelatih kawakan Kas Hartadi dipercaya menukangi PSIS Semarang di dua laga sisa Pegadaian Championship musim ini. (Foto : Facebook PSIS)

SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang resmi menunjuk pelatih kawakan Kas Hartadi sebagai nakhoda baru Laskar Mahesa Jenar, Selasa (21/4/2026) malam. Kas Hartadi hadir menggantikan Andri Ramawi yang mengundurkan diri pada pekan lalu.

Penunjukan ini membuat pelatih yang kenyang pengalaman di berbagai klub besar Indonesia tersebut akan memimpin PSIS dalam dua laga sisa di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Sebelum berlabuh di Semarang, Kas Hartadi tercatat pernah membesut sejumlah tim seperti Sriwijaya FC, Persik Kediri, Dewa United, hingga PSMS Medan.

Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, menjelaskan bahwa pemilihan Kas Hartadi didasarkan pada rekam jejak dan kemampuannya dalam menangani situasi krusial.

“Kami menunjuk beliau bukan hanya sebagai syarat wajib mendampingi tim, tetapi karena kami percaya sepenuhnya dengan kemampuan dan pengalaman Coach Kas Hartadi. Semoga beliau bisa memberikan hasil positif berupa kemenangan di sisa laga musim ini,” ujar Reza Handhika dalam keterangan resminya.

Kas Hartadi dijadwalkan langsung memimpin sesi latihan rutin PSIS pada Rabu (22/4) besok. Kehadirannya diharapkan mampu mendongkrak performa tim yang tengah berjuang menjauh dari ancaman zona degradasi.

Saat ini, PSIS Semarang berada di posisi yang belum aman pada klasemen sementara Grup 2. Laskar Mahesa Jenar tertahan di peringkat ke-8 dengan koleksi 20 poin, hanya berselisih dua poin dari Persiba Balikpapan yang menguntit di zona playoff degradasi dengan 18 poin.

Ujian pertama Kas Hartadi akan tersaji saat PSIS menghadapi Kendal Tornado FC pada Sabtu (25/4), disusul laga pamungkas melawan PSS Sleman pada Sabtu (2/5) mendatang. Hasil dari dua laga ini akan menentukan apakah PSIS mampu bertahan atau harus berjuang melalui babak playoff degradasi.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar