SLEMAN – PSIS Semarang akan melakoni laga pamungkas Pegadaian Championship 2025/26 dengan menantang pemuncak klasemen, PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB. Meski sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi, skuat Laskar Mahesa Jenar bertekad memberikan perlawanan sengit guna menutup musim dengan hasil manis.
Bagi PSIS, pertandingan ini sudah tidak memengaruhi posisi mereka di kasta kedua. Mengoleksi 23 poin di peringkat ke-8 Grup 2 (Grup Timur), PSIS sudah terpaut empat angka dari Persiba Balikpapan di zona play-off degradasi. Status tanpa beban inilah yang justru diyakini akan membuat PSIS tampil lepas.
Pelatih PSIS Semarang, Kas Hartadi, menegaskan kesiapan anak asuhnya untuk menghadapi tekanan tuan rumah yang tengah memburu tiket promosi ke kasta tertinggi.
“Kami sudah siap menghadapi PSS. Kami akan mempertontonkan permainan terbaik. Harapannya laga berjalan lancar dan target meraih hasil maksimal bisa tercapai,” ujar Kas Hartadi, Minggu (3/5/2026).
Tantangan Bagi Kas Hartadi
Pelatih asal Solo tersebut menyadari bahwa menantang PSS di kandangnya bukan perkara mudah, terlebih sang lawan adalah pemimpin klasemen sementara. Namun, Kas Hartadi yang baru saja bergabung dengan tim melihat laga ini sebagai ujian kredibilitasnya.
“Saya baru saja bergabung. Di laga sebelumnya, saya baru datang dua hari dan langsung menghadapi laga krusial. Saya tahu PSS adalah tim terbaik di Grup Timur saat ini, tapi PSIS akan tetap berjuang meraih hasil terbaik,” tegasnya.
Kehadiran PSIS yang tampil nothing to lose diprediksi akan menjadi ujian berat bagi mentalitas PSS Sleman yang wajib menang demi mengamankan tiket promosi otomatis ke Super League musim depan.
