JAYAPURA – Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan (RD), memberikan perhatian serius pada lini depan timnya menjelang laga menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2026). Penyelesaian akhir menjadi fokus utama evaluasi setelah tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut gagal mencetak gol pada laga sebelumnya.
Mandulnya lini serang terlihat saat Persipura ditahan imbang tanpa gol oleh Persela Lamongan pada Sabtu (11/4) lalu, meski saat itu Boaz Solossa dan kawan-kawan mendapatkan hadiah penalti. Belajar dari hasil tersebut, RD menginstruksikan latihan intensif penyelesaian akhir hingga sesi latihan resmi (official training), Jumat (17/4/2026).
“Latihan individu yang kami berikan didominasi oleh penyelesaian akhir. Kami fokus di aspek ini hingga hari kedua latihan. Saya berharap para pemain bisa lebih tenang menerjemahkan skema latihan di dalam pertandingan nanti,” ujar RD dalam konferensi pers, Jumat (17/4/2026).
Selain aspek teknis, mantan pelatih PS Barito Putera ini juga menekankan pentingnya kesiapan mental. Ia berharap skuad Mutiara Hitam dapat bermain lepas dan memiliki motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh di kandang.
“Bermain dengan lepas dan penuh motivasi adalah hal terpenting. Secara keseluruhan pemain siap, mungkin kecuali Feri Pahabol yang kondisinya masih sakit saat ini,” tambahnya.
Persipura Jayapura saat ini tertahan di posisi ketiga klasemen sementara. Kemenangan atas PSIS Semarang menjadi harga mati bagi Mutiara Hitam untuk menjaga peluang naik ke posisi runner-up guna mengikuti babak play-off, atau mengudeta PSS Sleman di puncak klasemen demi tiket promosi otomatis ke Super League musim depan.
