• Olahraga
  • Ansyari Lubis: Pemain PSS Sleman ‘Happy’ Hadapi Laga Penentu Kontra PSIS
Olahraga

Ansyari Lubis: Pemain PSS Sleman ‘Happy’ Hadapi Laga Penentu Kontra PSIS

Pelatih Ansyari Lubis sebut skuat PSS Sleman dalam kondisi "happy" dan siap cetak sejarah pribadi di laga pamungkas kontra PSIS Semarang.

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis pada sesi konferensi pers jelang laga melawan PSIS Semarang. (Foto : ileague.id)

SLEMAN – Persaingan perebutan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi di Grup 2 (Grup Timur) Pegadaian Championship 2025/26 mencapai puncaknya. PSS Sleman dijadwalkan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) sore, dalam laga penentu yang digelar serentak dengan pertandingan lainnya.

Saat ini, PSS Sleman memuncaki klasemen dengan koleksi 53 poin, jumlah yang identik dengan raihan Persipura Jayapura di peringkat kedua. Kondisi ini mewajibkan skuad Super Elang Jawa mengamankan tiga poin penuh atas PSIS untuk menentukan nasib mereka sendiri tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.

Persaingan kian mendebarkan karena PS Barito Putera yang mengantongi 50 poin di posisi ketiga masih mengintip celah untuk menyodok ke papan atas jika kedua rivalnya terpeleset di pekan terakhir.

Optimisme di Tengah Tensi Tinggi

Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengakui ketatnya persaingan di Grup Timur menciptakan atmosfer dengan tensi tinggi. Meski demikian, ia melihat anak asuhnya dalam kondisi mental yang sangat positif.

“Tiga tim memiliki ambisi yang sama untuk lolos langsung ke Super League. Atmosfer dan tensinya pasti tinggi, tapi saya lihat pemain justru happy menghadapi laga lawan PSIS Semarang. Mereka tidak terlihat terbebani secara berlebihan atau nervous,” ujar Ansyari, Minggu (3/5/2026).

Momentum Cetak Sejarah Pribadi

Bagi Ansyari, laga sore nanti bukan sekadar mengejar poin, melainkan kesempatan emas bagi Gustavo Tocantins dkk untuk memberikan kado kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat Sleman.

“Momentum ini akan mereka ambil untuk membahagiakan seluruh warga Sleman dan orang tua mereka. Ini adalah kesempatan bagi para pemain untuk mencatatkan sejarah pribadi dalam karier mereka,” tegas Ansyari.

Kemenangan di Stadion Maguwoharjo akan memastikan langkah PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sekaligus mengakhiri perjuangan panjang di kasta kedua musim ini.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar