• Pariwara
  • Darlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Tingkatkan Budaya Literasi di Tengah Era Digital
Pariwara

Darlis Ajak Semua Elemen Bersinergi Tingkatkan Budaya Literasi di Tengah Era Digital

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, sebut penguatan budaya literasi pondasi dalam memperluas wawasan berpikir masyarakat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. (Foto : Istimewa)

SAMARINDA — Kemajuan teknologi digital yang begitu cepat kini berdampak langsung terhadap pola kebiasaan membaca di kalangan masyarakat. Meskipun akses terhadap informasi semakin mudah, hal itu tidak secara otomatis diiringi dengan peningkatan kegemaran membaca. Bahkan, jika tidak digunakan secara bijak, teknologi bisa menggerus minat terhadap buku dan bacaan berkualitas.

UNESCO mencatat bahwa tingkat minat baca di Indonesia masih tergolong rendah, bahkan menempati posisi kedua terbawah secara global.

Melihat realitas tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mengimbau masyarakat untuk kembali menanamkan budaya membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, penguatan budaya literasi merupakan pondasi penting dalam memperluas wawasan berpikir masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur.

“Dengan literasi yang kuat, maka cakrawala berpikir masyarakat juga akan semakin luas,” ucapnya pada 13 Juni 2025.

Subandi: Jalan ke APT Pranoto Harus Masuk Skala Prioritas

Darlis menjelaskan bahwa budaya membaca yang tinggi berperan besar dalam melindungi masyarakat dari penyebaran hoaks dan informasi sesat. Di era digital yang memungkinkan informasi datang tanpa batas dan filter, literasi menjadi bekal utama untuk memilah mana informasi yang valid dan relevan.

“Kalau literasinya baik, masyarakat akan punya kemampuan menyaring informasi secara kritis,” tegasnya.

Ia menilai bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya memiliki ketertarikan tinggi terhadap bacaan. Namun, daya pemahaman dan kemampuan membaca kritis masih rendah. Oleh karena itu, perlu dorongan bersama untuk membentuk kembali budaya membaca yang berkualitas.

Guntur Desak Perusahaan Bayar Pajak Kendaraan ke Kaltim

“Banyak yang tertarik membaca berbagai jenis bacaan, tapi belum tentu mereka bisa menganalisis apakah isi bacaan itu sesuai dengan realitas hidupnya,” jelasnya.

Karena itu, Darlis menyerukan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kembali budaya literasi. Pemerintah, institusi pendidikan, organisasi sosial, dan media massa dinilai perlu bersinergi dalam menghadirkan ekosistem membaca yang mendukung peningkatan minat baca masyarakat.

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar