BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan harus menghadapi tantangan ganda saat menjamu raksasa Papua, Persipura Jayapura, dalam lanjutan Pegadaian Championship Grup 2 di Stadion Batakan, Sabtu (4/4/2026) malam. Di tengah ambisi mengamankan poin untuk bertahan di kompetisi kasta kedua, skuad Beruang Madu justru dihantam kendala fisik yang tidak ideal.
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, secara terbuka mengakui bahwa masa persiapan anak asuhnya terganggu oleh faktor kelelahan ekstrem. Hal ini menyusul perjalanan panjang selama lebih dari 30 jam menggunakan kapal laut dari Surabaya menuju Balikpapan, pasca-laga tandang melawan Persela Lamongan pada Minggu (29/3/2026) lalu.
“Jujur, persiapan kami kurang ideal untuk duel besok. Perjalanan laut yang sangat panjang itu membuat pemain kelelahan, apalagi bagi sebagian pemain ini adalah pengalaman pertama mereka. Kami fokus memanfaatkan jeda waktu yang ada untuk recovery dan latihan ringan,” ungkap Leo dalam sesi konferensi pers, Jumat (3/4/2026).
Optimisme di Tengah Keterbatasan
Meski kondisi kebugaran pemain belum mencapai level puncak, eks penggawa Persija Jakarta ini mengaku puas dengan respons positif yang ditunjukkan anak asuhnya di setiap sesi latihan. Leo meminta para pemainnya tidak terbebani oleh status Persipura yang jauh lebih diunggulkan dan kini nangkring di peringkat kedua klasemen.
Persiba yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-9 membutuhkan kemenangan mutlak guna menghindari ancaman degradasi musim depan. Sebaliknya, Mutiara Hitam juga datang dengan misi mencuri tiga poin demi tiket promosi ke Super League.
“Mereka tim kuat dengan tren yang sangat bagus, kami menaruh hormat. Namun, saya sudah instruksikan pemain untuk tampil berani dan menunjukkan semangat juang tinggi di lapangan,” tegas Leo.
Mentalitas Pembunuh Raksasa
Guna membakar motivasi tim, Leo mengingatkan kembali momen saat Persiba mampu menjungkirbalikkan prediksi dengan menumbangkan PS Barito Putera, yang saat itu berstatus sebagai pemimpin klasemen.
“Kita punya peluang untuk menang dan sudah pernah membuktikannya saat melawan tim kuat seperti Barito. Saya yakin anak-anak punya kemampuan untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri,” pungkasnya optimis.
Laga besok malam diprediksi akan menjadi ujian berat bagi lini pertahanan Persiba dalam membendung agresivitas Persipura, sekaligus ajang pembuktian ketangguhan mental skuad kebanggaan warga Balikpapan tersebut.
