SIDOARJO – Persiba Balikpapan gagal menutup fase grup Pegadaian Championship dengan hasil manis. Melakoni laga tandang di Stadion Gelora Delta, Minggu (3/5/2026) sore, tim berjuluk Beruang Madu dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah Deltras FC meski sempat unggul lebih dulu.
Persiba sejatinya memulai laga dengan meyakinkan setelah Bryan Cesar mencetak gol cepat pada menit ke-5 memanfaatkan kemelut di depan gawang. Namun, Deltras FC mampu bangkit di babak kedua melalui gol Mochamad Shulton Fajar pada menit ke-68 dan gol dramatis Martinus Novianto Ardhi pada masa injury time (90+7’).
Hasil ini membuat Deltras FC naik ke peringkat ke-5 klasemen akhir Grup 2 dengan 42 poin, menggeser Persela Lamongan. Sementara bagi Persiba, ini merupakan kekalahan ke-16 musim ini yang menempatkan mereka di posisi ke-9 dengan koleksi 19 poin.
Rotasi Pemain Demi Babak Play-off
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengakui adanya penurunan performa di babak kedua setelah dirinya memutuskan untuk melakukan rotasi pemain. Hal ini dilakukan sengaja untuk menjaga kebugaran pilar utama, termasuk tidak menurunkan pemain asing Takumu Nishihara, menjelang babak play-off degradasi kontra Persekat Tegal.
“Babak pertama kami dominan dan skema berjalan bagus. Namun di babak kedua, banyak pemain utama yang saya tarik untuk rotasi agar mereka lebih siap menghadapi play-off. Dampaknya, intensitas penyerangan menurun dan ada kesalahan sendiri yang berujung gol lawan,” ujar Leo usai laga.
Leo juga menyoroti kesalahan distribusi bola pada proses gol pertama Deltras yang menurutnya tidak perlu terjadi jika pemain tampil lebih tenang saat posisi unggul.
Pemain Persiba, Aji Kurniawan, turut menyesali hasil ini namun mengajak rekan-rekannya untuk segera mengalihkan fokus. “Hasil yang tidak kami inginkan. Semoga kami bisa fokus penuh di babak play-off agar Persiba bisa bertahan di kasta ini,” tuturnya.
