BANJARMASIN – PS Barito Putera dipastikan gagal melangkah ke Super League musim depan meski memetik kemenangan besar pada laga pamungkas. Skuad Laskar Antasari menggilas Persipal FC dengan skor 8-3 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (3/5/2026), namun hasil tersebut tidak cukup untuk menggeser posisi PSS Sleman dan Persipura Jayapura.
Barito Putera menutup musim di peringkat ketiga klasemen akhir Grup 2 dengan koleksi 53 poin. Kegagalan ini dipicu oleh kemenangan para pesaingnya; PSS Sleman sukses membungkam PSIS Semarang 3-0, sementara Persipura Jayapura menundukkan Persiku Kudus 2-0.
Hasil tersebut mengukuhkan PSS di puncak klasemen dengan 56 poin sekaligus meraih tiket promosi otomatis. Persipura, yang memiliki poin sama namun kalah head-to-head dari PSS, finis sebagai runner-up dan harus melalui jalur play-off melawan Adhyaksa FC.
Jalannya Pertandingan
Tampil dominan sejak menit awal di hadapan ribuan suporter, Barito Putera langsung unggul cepat melalui gol Erwin Edginataqi pada menit ke-4. Pesta gol berlanjut di babak pertama hingga skor mencapai 5-0 berkat sumbangan Fabiano Beltrame (30’), brace Alexsandro (36’, 45+3’), dan gol kedua Erwin (37’).
Memasuki babak kedua, Persipal FC sempat memberikan perlawanan dengan mencetak tiga gol lewat Muhammad Syahril Aidil (49’), Kenzo Nambu (71’), dan Meru Kimura (80’). Namun, Barito kembali menjauh melalui gol Riki Cawor (75’), Lassana (89’), dan ditutup oleh gol Bagus Kahfi pada masa injury time (90+2’).
Meski menang meyakinkan, skor 8-3 tersebut tetap menahan langkah Barito Putera di kasta kedua, sementara PSS Sleman melaju ke final Pegadaian Championship untuk menghadapi Garudayaksa FC.
