• Berita
  • Kontraktor Bongkar Ruas Tol IKN yang Terdampak Pergeseran Tanah untuk Cegah Kerusakan Meluas
Berita

Kontraktor Bongkar Ruas Tol IKN yang Terdampak Pergeseran Tanah untuk Cegah Kerusakan Meluas

Kontraktor pastikan Tol IKN yang bergeser segera diperbaiki. Target fungsional Maret 2026 tanpa ada kerugian negara.

Kontraktor merobohkan struktur tol pada STA 23 yang bergeser untuk mengantisipasi meluasanya kerusakan. (Foto : Istimewa)

BALIKPAPAN – Kontraktor pelaksana proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A2 memastikan bahwa insiden di STA 23, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, merupakan pergeseran struktur slab on pile, bukan jalan patah. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (8/1/2026) tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem.

Pemimpin Proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A2, Arief Indriyanto, menjelaskan bahwa pergeseran terjadi pada tiang slab on pile sepanjang 82,5 meter. Hal ini diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Balikpapan sejak Rabu (7/1/2026) hingga Kamis pagi.

“Hujan deras memicu pergeseran timbunan lumpur di area disposal, yang kemudian menekan tiang slab on pile hingga bergeser. Ini murni faktor alam di luar prediksi, bukan karena kesalahan manusia atau beban kendaraan,” ujar Arief, Sabtu (10/1/2026).

Sebagai langkah antisipasi agar kerusakan tidak meluas, pihak Kerja Sama Operasi (KSO) telah merubuhkan dan memotong bagian ruas jalan yang terdampak. Arief menegaskan bahwa struktur tersebut bukan konstruksi baru, melainkan pekerjaan yang telah rampung sejak September 2024 dan terbukti aman saat difungsionalkan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Target Perbaikan Sebelum Idul Fitri

Kontraktor kini tengah melakukan perbaikan intensif selama 24 jam dengan mengerahkan enam unit alat berat, termasuk empat breaker dan empat ekskavator. Rekonstruksi ditargetkan selesai pada Maret 2026 agar jalur tersebut dapat kembali digunakan secara fungsional pada masa mudik Lebaran.

“Kami targetkan dalam 1,5 bulan selesai, sehingga saat Lebaran nanti jalur ini kembali berfungsi dua lajur,” tambah Arief.

Tanggung Jawab Kontraktor dan Progres Proyek

Kasatker IKN 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Alfin Jerry, menegaskan bahwa seluruh biaya perbaikan menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak kontraktor melalui skema Contractor All Risk (CAR).

“Tidak ada kerugian negara dalam insiden ini. Saat ini tim lapangan sedang menginventarisasi seluruh konstruksi di segmen terdampak untuk memastikan tidak ada kerusakan lain,” jelas Alfin.

Meski terjadi kendala struktur, BBPJN optimistis target penyelesaian akhir seluruh proyek Jalan Tol IKN pada Desember 2026 tidak akan terganggu. Saat ini, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 70 persen.

Sebagai informasi, selama periode fungsional terbatas pada 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 lalu, ruas tol ini telah dilintasi oleh lebih dari 91.000 kendaraan yang menghubungkan Balikpapan menuju IKN, Penajam Paser Utara, dan Kalimantan Selatan.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar