JAKARTA – Perusahaan logistik global, J&T Express, resmi mengumumkan capaian rekor kinerja operasional tahunan dengan total volume pengiriman melampaui 30,13 miliar paket sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menandakan kenaikan sebesar 22,2% dibandingkan tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY), dengan kontribusi signifikan dari pasar Indonesia dan Asia Tenggara.
Di Indonesia, J&T Express mencatatkan lonjakan pengiriman lebih dari 60% (YoY) selama tahun 2025. Secara regional, volume pengiriman di Asia Tenggara mencapai 7,66 miliar paket atau tumbuh pesat sebesar 67,8% (YoY).
Charles Junyi Hou, Group Vice President J&T Express, menyatakan bahwa pencapaian 30 miliar paket secara global merupakan titik awal baru bagi perusahaan. “Didukung pesatnya e-commerce, kami mempertahankan pertumbuhan kuat di Asia Tenggara dan pasar baru (New Markets). Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan global dan inovasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Selain Asia Tenggara, ekspansi di New Markets seperti Arab Saudi, UEA, Meksiko, Brasil, dan Mesir menunjukkan momentum kuat dengan pertumbuhan tahunan mencapai 43,6%. Sementara itu, Tiongkok tetap menjadi kontributor volume terbesar dengan pengiriman tahunan mencapai 22,07 miliar paket.
Pertumbuhan masif ini didukung oleh investasi besar pada infrastruktur otomasi. Hingga akhir 2025, J&T Express telah mengoperasikan:
19.300 outlet dan 246 pusat sortir di seluruh dunia.
413 unit mesin sortir otomatis, meningkat 134 unit dari tahun sebelumnya.
1.000 unit kendaraan tanpa awak khusus di Tiongkok untuk efisiensi pengiriman last-mile.
173 cloud warehouse untuk meningkatkan layanan bernilai tambah bagi pelanggan.
Di Asia Tenggara, J&T Express mempelopori penggunaan peralatan sortir otomatis kelas industri pada outlet last-mile di Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, termasuk Indonesia, dengan target peningkatan otomatisasi penuh secara nasional pada 2026.
Baca juga :
