• Pariwara
  • Salehuddin Dorong Penguatan Kader Posyandu untuk Atasi Kendala Layanan Kesehatan di Pedesaan Kukar
Pariwara

Salehuddin Dorong Penguatan Kader Posyandu untuk Atasi Kendala Layanan Kesehatan di Pedesaan Kukar

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin menilai perlu penguatan kader Posyandu di desa. Garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menyatakan keprihatinannya atas lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal. (Foto : DPRD Kaltim)

SAMARINDA – Akses layanan kesehatan dasar di pedesaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih belum merata. Luasnya wilayah dan keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan utama masyarakat dalam menjangkau fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menilai perlunya penguatan kembali peran kader Posyandu di desa-desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Posyandu harus menjadi ujung tombak, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat layanan. Kader-kader ini bisa menjadi perpanjangan tangan dari sistem kesehatan kita,” ucap Salehuddin pada 23 Juni 2025.

Damayanti Sambut Putusan MK Soal Pendidikan Gratis, Dorong Pemerataan dan Peningkatan Mutu Sekolah di Kaltim

Ia menyebut pelatihan dan pembinaan kader perlu diintensifkan agar mereka mampu menjalankan fungsi edukasi dan deteksi dini secara optimal. Menurutnya, keberadaan kader yang terlatih akan mempermudah pelaporan dan tindak lanjut kasus kesehatan melalui sistem surveilans.

“Kalau kadernya aktif, pencegahan stunting, monitoring gizi balita, dan edukasi ibu hamil akan lebih maksimal,” jelasnya.

Kegiatan rutin seperti penimbangan balita dan penyuluhan kesehatan disebutnya bisa dijalankan lebih efektif jika dukungan struktural dan insentif bagi para kader diperhatikan.

Ananda Emira Moeis Desak Pemprov Gencarkan Sosialisasi GratisPol: “Jangan Biarkan Pelajar di Pelosok Tertinggal Informasi”

Salehuddin menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kukar, untuk memberi perhatian lebih terhadap insentif dan keberlanjutan pelatihan kader kesehatan desa.

“Pemberdayaan Posyandu bukan hanya soal pelatihan, tapi juga struktur yang kuat dan insentif yang layak agar mereka bisa bekerja maksimal,” pungkasnya.

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar