• Olahraga
  • Imbang Kontra Persiba, Rekor Tanpa Kemenangan Persipal Berlanjut
Olahraga

Imbang Kontra Persiba, Rekor Tanpa Kemenangan Persipal Berlanjut

Hasil 1-1 di Solo membuat Persipal belum menang dalam 20 laga dan tertahan di posisi buncit klasemen Grup 2.

Aksi pemain Persiba Balikpapan, Beni Okto (jersey putih) pada laga pekan ke-20 melawan Persipal FC di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (23/2/2026) malam. Skor sama kuat 1-1 menutup duel dua tim papan bawah ini. (Foto : Media Officer Persiba)

SOLO – Persipal FC kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Persiba Balikpapan pada pekan ke-20 Pegadaian Championship di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (23/2/2026) malam.

Persipal sempat unggul lebih dulu melalui gol Muhammad Fahad Abdullah pada menit ke-55. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Takumu Nishihara mencetak gol penyama kedudukan di menit akhir laga.

Hasil ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Persipal musim ini. Dari 20 pertandingan, tim berjuluk Laskar Tadulako itu mencatat tujuh hasil imbang dan 13 kekalahan tanpa satu pun kemenangan.

Persipal kini terpuruk di dasar klasemen Grup 2 dengan koleksi tujuh poin. Dengan tujuh laga tersisa, ancaman degradasi ke Liga 3 semakin nyata jika performa tak kunjung membaik.

Sementara itu, tambahan satu poin menempatkan Persiba di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 16 poin, unggul satu angka atas PSIS Semarang di posisi kesembilan.

Leo Tupamahu : Ini Pertandingan Sulit

Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menilai laga berjalan sulit meski timnya mendominasi sejak awal. Ia mengapresiasi perjuangan pemain yang mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal.

“Sejak awal saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Ini laga yang sulit. Kami memang mendominasi sejak awal, tetapi Persipal juga memiliki sejumlah peluang. Inilah sepak bola, semua bisa terjadi dan hasil akhirnya ditentukan di lapangan,” ujarnya.

Leonard juga memuji penampilan penjaga gawang yang melakukan sejumlah penyelamatan penting. Menurutnya, tanpa kontribusi sang kiper, Persiba berpotensi menelan kekalahan.

Finishing Jadi Pekerjaan Rumah

Meski demikian, ia mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah. Produktivitas gol dinilai perlu ditingkatkan agar tim lebih kompetitif pada laga berikutnya.

“Masalah mencetak gol memang menjadi PR saya sejak awal. Bukan hanya itu, ada beberapa hal lain yang juga harus dibenahi. Saya berharap para pemain bisa terus berkembang. Proses ini memang tidak mudah dan butuh waktu,” katanya.

Pemain sayap Persiba, Lorensius Sabda, turut menyampaikan rasa syukur atas hasil imbang tersebut. “Kami selalu bersyukur. Meskipun imbang, tadi kami hampir kalah. Tapi kami bisa berjuang sampai akhir,” ujarnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar