JAYAPURA – PS Barito Putera harus mengakui keunggulan tuan rumah Persipura Jayapura, pada pertandingan pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/2026. Bertanding di Stadion Lukas Enembe, Laskar Antasari kalah 4-1.
Persipura, yang tampil di hadapan 20 ribu pendukungnya tampil penuh motivasi pada laga ini. Hasilnya, pada menit tujuh, Persipura memperoleh peluang emas pertamanya lewat kaki Gunansar Mandowen. Sayang, sepakan kaki kirinya mampu ditepis Muhammad Ridho.
Gol yang dinanti akhirnya tercipta pada menit 2 tambahan Waktu babak pertama. Memanfaatkan bola rebound sepakan Ruben Sanadi, sepakan Reno Salampessy tak mampu dibendung kiper Barito Putera.
Selang dua menit, Mutiara Hitam Kembali menambah keunggulan. Kali ini lewat Ramai Rumakiek. Skor 2-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, Persipura tak mengendurkan serangan. Hasilnya, pada menit 66, Reno Salampessy Kembali mencetak gol dan membawa Persipura menjauh 3-0.
Barito yang tampil tertekan sejak awal laga sejatinya sempat memperkecil ketinggalan lewat gol yang dilesakkan Ferdiansyah pada menit 74. Sayang, tuan rumah Kembali menjauh lewat tendangan bebas berkelas yang dilesakkan Kelly Sroyer pada penghujung laga.
Kekalahan atas Persipura membuat posisi Barito Putera di tabel klasemen kian terancam Kendal Tornado FC. Kedua tim kini hanya berjarak satu poin dan dijadwalkan bentrok pada 22 Februari 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Jika kalah, posisi Barito Putera di peringkat 3 dipastikan digusur Kendal Tornado FC, yang sudah mengumpulkan 36 poin.
Teco Soroti Konsentrasi Pemain
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dihantam kekalahan telak 1-4 oleh Persipura Jayapura dalam lanjutan kompetisi di Stadion Lukas Enembe, Minggu (15/2/2026) sore.
Juru taktik yang akrab disapa Teco tersebut menyoroti rapuhnya konsentrasi para pemain Laskar Antasari, terutama di pengujung babak pertama. Dua gol kilat tuan rumah pada masa injury time (45+2′ dan 45+4′) dinilai menjadi akar penyebab runtuhnya mental bertanding anak asuhnya.
“Di babak pertama Persipura bermain lebih bagus dan mereka bisa mencetak dua gol, apalagi terjadi di menit-menit terakhir. Itu murni kesalahan dari kami sendiri,” ujar Teco dalam sesi konferensi pers usai laga.
Sempat memberikan harapan lewat gol balasan, Barito Putera justru kembali terpuruk setelah Persipura memperlebar jarak lewat skema serangan balik cepat. Teco mengakui bahwa gol ketiga lawan adalah “pukulan telak” yang merusak organisasi permainan timnya secara keseluruhan.
