BALIKPAPAN – Yayasan IMASO Indonesia sukses menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional bertajuk I Discovered Maths, English and Science Competition (ID-MEC). Ajang ini mempertemukan 1.051 siswa mulai dari jenjang SD hingga SMA dari berbagai penjuru tanah air untuk mengadu kemampuan di bidang Matematika, Sains (IPA), dan Bahasa Inggris.
Ketua Yayasan IMASO Indonesia, Fera Setyawan, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan utama untuk pengembangan literasi dan numerasi dalam olimpiade. Melalui format soal isian singkat dan uraian pada babak final, siswa ditantang untuk menuangkan gagasan akademik mereka secara komprehensif.
“Kegiatan ini merupakan sarana bagi siswa dari berbagai daerah untuk mengukur kemampuan akademik di tingkat nasional, sekaligus membangun mental juara melalui pengalaman kompetisi yang sehat,” ujar Fera Setyawan, Selasa (20/1/2026).
Puncak acara atau babak final berlangsung pada 21 Desember 2025 di Denpasar, Bali, yang diikuti oleh 332 peserta terpilih. Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa uang tunai, piala Top Score, serta medali emas, perak, perunggu, hingga harapan. Salah satu peraih piala Top Score berasal dari Samarinda, yakni Lisbeth Aurelia Edlin.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, yang memberikan dukungan langsung terhadap pengembangan prestasi siswa. Fera menambahkan bahwa kompetisi ini bukan sekadar mengejar medali, melainkan wadah untuk memperluas jejaring antarjemaah dari berbagai kota.
Pasca kesuksesan ID-MEC, IMASO Indonesia tengah bersiap meluncurkan program lanjutan bagi para pelajar di Kalimantan Timur. “Selanjutnya kami sedang menyiapkan program Olimpiade Matematika dan IPA Balikpapan (OMIBA) serta Try Out KSN 2026,” tutup Fera.
Baca juga :
