• Berita
  • Polisi Gagalkan Peredaran 10 Ton Cap Tikus di Samarinda
Berita

Polisi Gagalkan Peredaran 10 Ton Cap Tikus di Samarinda

Polresta Samarinda menyita 247 karung Cap Tikus seberat 9.880 kg, 12 orang turut diamankan.

Polisi menyita 10 ton miras cap tikus di Samarinda, pada Senin (23/2/2026) dinihari. (Foto : Polresta Samarinda)

SAMARINDAPolresta Samarinda menggagalkan peredaran sekitar 10 ton minuman keras tradisional jenis Cap Tikus dan mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam razia pada Senin (23/2/2026) dini hari.

Kepala Satuan Samapta Polresta Samarinda AKP Baharuddin mengatakan petugas menyita 247 karung Cap Tikus dengan total berat 9.880 kilogram saat patroli rutin.

“Personel kami telah mengamankan total 247 karung seberat 9.880 kilogram yang memuat minuman keras Cap Tikus saat melaksanakan patroli,” ujar Baharuddin di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026).

Pengungkapan kasus bermula dari kecurigaan tim gabungan Unit Patroli 110 dan Operasi Pekat Mahakam 2026 yang menggelar razia pada pukul 00.10 WITA. Dalam kegiatan tersebut, petugas menghentikan dua truk dan satu mobil penumpang yang melintas karena mencurigakan.

Ketiga kendaraan yang diperiksa yakni truk bernomor polisi AB 8102 JC, truk KT 8327 KL, dan mobil Toyota Avanza KT 1589 QT.

Hasil pemeriksaan menunjukkan truk pertama memuat 113 karung seberat 4.520 kilogram, sedangkan truk kedua membawa 133 karung seberat 5.320 kilogram.

“Sementara itu, mobil jenis penumpang yang turut mengiringi rombongan distribusi barang ilegal ini kedapatan mengangkut satu karung tambahan dengan berat 40 kilogram,” kata Baharuddin.

Sebanyak 12 orang diamankan, terdiri atas dua penanggung jawab berinisial RS dan FD, para sopir, serta sejumlah pekerja angkut.

Seluruh terduga pelaku bersama tiga armada pengangkut telah dibawa ke Markas Komando Polresta Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, Satuan Samapta berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda untuk penyidikan dan proses hukum selanjutnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar