BALIKPAPAN – Steering Committee (SC) Panitia Pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan hanya menerima satu berkas bakal calon yang mendaftar hingga hari terakhir pendaftaran, Senin (30/3/2026) sore.
Ketua SC Andy Welly menjelaskan, pendaftaran bakal calon ketua sudah dibuka sejak 22 Maret 2026 kemarin dan ditutup pada Senin, 30 Maret 2026. Selama sepekan, SC hanya menerima berkas pendaftaran satu bakal calon atas nama Noval Asfihani. “Pendaftaran diwakili ketua tim sukses yang mengantarkan berkas-berkas administrasi dan persyaratan yang sah,” kata Andy Welly di Kantor Kadin Balikpapan, Jalan APT Pranoto, Balikpapan, Senin sore.
Andy Welly meneruskan, panitia juga sudah melakukan verifikasi berkas pendataran yang diserahkan tim sukses Noval Asfihani. Di antaranya surat kuasa, fotocopy kartu tanda anggota biasa (KTAB), daftar riwayat hidup, hingga SK kepengurusan.
Tak hanya itu, bakal calon juga wajib menyertakan akta perusahaan, fotocopy KTP dan NPWP, visi-misi, pakta integritas, SKCK. Serta biaya kontribusi bakal calon ketua sebesar Rp 300 juta. “Selama sepekan hingga kami tutup hari ini hanya ada satu bakal calon yang melakukan pendaftaran,” tuturnya.
Andy Welly menambahkan, syarat mutlak menjadi calon ketua adalah pernah menjadi pengurus organisasi di Bawah naungan Kadin selama dua tahun berturut-turut. Ini, kata Welly, sebagai bukti calon ketua memiliki track record yang jelas sebagai pengusaha. “Artinya yang bersangkutan punya pengalaman dalam berorganisasi. Tentu juga dibuktikan dengan KTAB,” ucap Welly.
Pendaftaran Peserta Musyawarah Kota Kadin
Setelah pendaftaran calon ketua, panitia juga membuka pendaftaran untuk peserta Musyawarah Kota Kadin Balikpapan hingga Selasa (31/3/2026).
Welly menerangkan, Muskot Kadin dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026. “Hingga saat ini sudah ada 60 orang yang sudah mendaftar ulang sebagai peserta muskot,” terang Welly.
Syarat Peserta
Adapun untuk syarat utama menjadi peserta muskot, disebut Welly adalah memiliki KTAB yang masih aktif. Nantinya, mereka yang menjadi peserta muskot berhak memberikan suara dalam pemilihan.
“Alhamdulillah progress persiapan muskot sudah 50 persen. OC sudah rapat, setelaha ini SC pleno internal untuk menetapkan bahwa bakal calon hanya satu dan dituangkan dalam berita acara,” tuntas Welly.
