• Berita
  • Jelang Kunjungan Presiden, 2.400 Personel TNI-Polri Siap Amankan Balikpapan
Berita

Jelang Kunjungan Presiden, 2.400 Personel TNI-Polri Siap Amankan Balikpapan

Sebanyak 2.400 personel TNI, Polri, dan pemda mengikuti apel gelar kesiapan Pam VVIP menjelang kunjungan Presiden RI di Balikpapan.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul memimpin Apel Gelar Kesiapan Pengamanan VVIP jelang kunjungan Presiden RI di Balikpapan, Minggu (11/1/2026). (Foto : Pendam VI Mlw)

BALIKPAPAN — Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul memimpin Apel Gelar Kesiapan Pengamanan (Pam) VVIP menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (11/1/2026).

Presiden dijadwalkan tiba di Balikpapan pada Senin (12/1/2025) siang dan meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) milik PT Pertamina di Balikpapan. Prabowo juga dijadwalkan akan melanjutkan kunjungan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah meresmikan proyek tersebut.

Apel gelar pasukan tersebut digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dari seluruh unsur pengamanan yang terlibat dalam rangkaian pengamanan kunjungan Presiden RI.

Sebanyak 2.400 personel mengikuti apel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Dalam kegiatan itu, pimpinan apel melakukan pengecekan langsung kesiapan pasukan pengamanan pada ring 1, ring 2, hingga ring 3.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul menekankan pentingnya pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur pengamanan agar seluruh agenda Presiden RI di Balikpapan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Kegiatan pengamanan ini memang sudah sering kita laksanakan, namun jangan sampai mengurangi prinsip kewaspadaan, kedisiplinan, dan semangat dalam bertugas,” ujar Anggara.

Ia menegaskan bahwa kunjungan Presiden RI merupakan kegiatan kenegaraan dengan tingkat kerawanan tinggi sehingga membutuhkan perhatian serta kesiapan maksimal dari seluruh personel yang terlibat.

Sementara itu, Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menyampaikan bahwa soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Balikpapan.

“Seluruh personel harus memahami prosedur pengamanan dengan prinsip zero tolerance terhadap setiap potensi gangguan, khususnya dalam kunjungan pejabat tinggi negara,” kata Gatot.

Melalui apel gelar pasukan ini diharapkan terwujud kesamaan pola tindak, koordinasi yang efektif, serta kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pengamanan sehingga kunjungan kerja Presiden RI dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar