JAKARTA – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) resmi bersiap menghelat ajang bergengsi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026. Kompetisi teknologi pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) tingkat nasional ini direncanakan mengambil lokasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Kepastian tersebut mengemuka usai pertemuan koordinasi antara pihak ITK dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, ITK memaparkan kesiapan awal sekaligus memperkuat sinergi dengan Otorita IKN untuk memastikan kompetisi berjalan sesuai standar nasional.
Rektor ITK, Prof. Dr. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya. Menurutnya, momentum ini menjadi langkah strategis untuk memamerkan peran akademisi dalam mendukung ekosistem teknologi dirgantara, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
“Kami siap berkolaborasi dan berkontribusi penuh demi menyukseskan KRTI 2026. Penyelenggaraan ini akan menghadirkan pengalaman kompetisi berkualitas yang merepresentasikan semangat pembangunan di Ibu Kota Nusantara,” ujar Prof. Agus.
Integrasi Teknologi dan Pembangunan Masa Depan
Pemilihan IKN sebagai lokasi perlombaan memberikan nilai filosofis dan strategis tersendiri. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi teknis bagi ribuan mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi se-Indonesia, tetapi juga menyatukan inovasi teknologi dengan ruang pembangunan masa depan bangsa.
Saat ini, ITK tengah melakukan koordinasi intensif dengan Otorita IKN terkait penyediaan lokasi dan dukungan teknis. Sejumlah area di kawasan IKN diproyeksikan menjadi lintasan berbagai kategori kompetisi guna menghadirkan pengalaman yang lebih kontekstual bagi para peserta.
Mendorong Talenta Lokal di Pusat Inovasi
Direktur Belmawa, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menyambut baik inisiatif ini. Penyelenggaraan KRTI 2026 di Kalimantan Timur diharapkan mampu memicu keterlibatan lebih luas dari talenta-talenta muda di wilayah timur Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi menjadikan IKN sebagai pusat inovasi dan teknologi masa depan.
Melalui peran sebagai tuan rumah, ITK menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul serta memperkuat ekosistem riset nasional. Ajang ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan kreativitas di bidang dirgantara yang selaras dengan semangat pembangunan IKN sebagai kota masa depan Indonesia.
