• Berita
  • Insentif Rp500 Ribu per Bulan, Ribuan Guru Kaltim Dapat Bantuan
Berita

Insentif Rp500 Ribu per Bulan, Ribuan Guru Kaltim Dapat Bantuan

Sebanyak 26.975 guru dan ustaz di Kaltim terima insentif Rp500 ribu per bulan selama enam bulan pada 2026.

Pemprov Kaltim lanjutkan insentif guru 2026, total 26.975 penerima di 10 kabupaten/kota. (Foto : iStock/Krishna Tedjo)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji melanjutkan program insentif bagi tenaga pendidik pada 2026.

Sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren di seluruh Kaltim ditargetkan menerima insentif tersebut.

Rudy Mas’ud menegaskan, program ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga pendidik di sekolah dan pondok pesantren.

“Meski pada 2026 anggaran APBD jauh dari harapan, kita tidak bisa diam dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemprov Kaltim yakin dukungan ini akan membuat masyarakat merasa tenang dan bahagia,” ujarnya saat menerima Direksi Tribun Kaltim di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (26/2/2026).

Program yang telah berjalan sejak 2025 ini dilanjutkan dengan penekanan pada ketepatan sasaran. Gubernur meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan verifikasi ketat agar insentif tidak diberikan kepada guru yang sudah tidak aktif.

Selain guru dan tenaga pendidik pondok pesantren, Pemprov Kaltim juga melanjutkan insentif bagi 5.710 penjaga rumah ibadah pada 2026.

Selama kepemimpinan Rudy–Seno, besaran insentif ditetapkan Rp500 ribu per orang per bulan dan diberikan selama enam bulan. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga setiap penerima memperoleh Rp1,5 juta per tahap.

Adapun rincian penerima insentif guru dan ustaz/ustazah 2026 per kabupaten/kota sebagai berikut: Samarinda 4.454 penerima, Balikpapan 5.734 penerima, Bontang 2.198 penerima, Kutai Kartanegara 5.255 penerima, Kutai Timur 2.928 penerima, Berau 1.541 penerima, Paser 1.994 penerima, Kutai Barat 568 penerima, Penajam Paser Utara 1.884 penerima, dan Mahakam Ulu 419 penerima.

Salah satu penerima, Arbayah, Kepala MI Al-Muna Samarinda, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia berharap program ini terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan guru.

Dengan keberlanjutan program ini, Pemprov Kaltim berharap kesejahteraan tenaga pendidik meningkat sehingga kualitas pendidikan di Bumi Etam semakin berkembang.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar