BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp900 juta untuk peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan yang jatuh pada 10 Februari 2026. Nilai ini merosot tajam hingga 90 persen dibandingkan anggaran tahun lalu yang mencapai Rp10 miliar, menyusul adanya pemangkasan Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Ketua Panitia HUT ke-129 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, mengonfirmasi bahwa keterbatasan dana ini berdampak pada penghapusan agenda hiburan besar. Selebrasi seperti pesta rakyat dan konser artis nasional ditiadakan guna memenuhi prinsip efisiensi sesuai arahan Presiden dan Kemendagri.
“Anggaran tahun ini hanya sekitar 10 persen dari tahun lalu. Meski disederhanakan dan tanpa kegiatan seremonial besar, kami tetap menjalankan program prioritas tanpa mengurangi makna peringatan hari jadi kota,” ujar Andi Sri Juliarty, Rabu (4/2/2026).
Sebagai alternatif, perayaan akan digeser ke tingkat kecamatan dengan mendorong kreativitas para camat untuk menggelar acara yang menyentuh masyarakat secara langsung. Pemkot Balikpapan juga mengandalkan kolaborasi dengan pihak swasta dan organisasi kemasyarakatan untuk menjaga kemeriahan kota.
Sejumlah agenda yang dikelola pihak eksternal telah dijadwalkan, di antaranya Tablig Akbar dan turnamen Padel oleh HIPMI Balikpapan, serta acara nonton bareng oleh KNPI pada 11 Februari mendatang.
“Alhamdulillah, kami banyak dibantu pihak swasta dan masyarakat. Kami berharap suasana bahagia dalam mensyukuri ulang tahun kota tetap terasa sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkas perempuan yang akrab disapa Dio tersebut.
Baca juga :
