• Berita
  • Berteduh Saat Hujan, Pedagang Gulali Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Balikpapan
Berita

Berteduh Saat Hujan, Pedagang Gulali Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Balikpapan

Seorang pedagang meninggal dunia setelah tertimpa bangunan kayu yang roboh akibat angin kencang di Balikpapan Barat, Minggu sore.

Tim SAR dan masyarakat mengevakuasi tubuh Anggi (34), pedagang gulali, yang jadi korban bangunan roboh di Balikpapan Barat, Minggu (8/2/2026) malam. (Foto : BPBD Balikpapan)

BALIKPAPAN – Seorang pedagang meninggal dunia setelah tertimpa bangunan kayu yang roboh akibat angin kencang di permukiman atas laut Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 9 Nomor 57, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Minggu (8/2/2026) sore.

Korban diketahui bernama Anggi (34), warga Garut, Jawa Barat. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Balikpapan, Bambang Subagia, mengatakan korban saat itu sedang berteduh dari hujan deras ketika bangunan yang terbuat dari kayu tersebut tiba-tiba ambruk.

“Diduga konstruksi bangunan kurang kuat sehingga roboh saat diterpa angin kencang,” ujar Bambang, Minggu malam.

Korban sempat dievakuasi oleh tim penyelamat, namun nyawanya tidak tertolong. Selain mengevakuasi korban, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor, termasuk milik korban.

Bambang menambahkan, hingga Minggu malam masih terdapat dua sepeda motor dan satu kapal yang terjebak di reruntuhan bangunan. Proses evakuasi lanjutan direncanakan kembali dilakukan Senin (9/2/2026) pagi.

Komandan Pos TNI AL Kampung Baru, Kapten Laut (P) Komarudin, menyebut korban bukan warga setempat dan hanya singgah untuk berteduh saat hujan dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan TNI AL dan Basarnas dengan memotong material bangunan menggunakan gergaji mesin agar korban dapat segera dikeluarkan.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, namun dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, aparat kepolisian berkoordinasi dengan PLN untuk mengamankan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian. Pamapta I Ipda Firmansyah mengatakan aliran listrik pada bangunan yang roboh telah diputus sementara dan kembali dinyalakan setelah lokasi dinyatakan aman.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar