• Berita
  • Balikpapan Siapkan Pasar Murah Hadapi Lonjakan Harga Jelang Nataru
Berita

Balikpapan Siapkan Pasar Murah Hadapi Lonjakan Harga Jelang Nataru

Dinas Perdagangan Kota Balikpapan menyiapkan Pasar Murah untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto : Propublika.id)

BALIKPAPAN-
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kota Balikpapan mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk meredam potensi kenaikan harga pangan. Salah satunya dengan menggelar pasar murah secara reguler dan khusus pada Desember mendatang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan pasar murah reguler akan digelar pada pekan keempat November. Sementara pasar murah khusus menyambut Natal dan Tahun Baru berlangsung pada 13–19 Desember 2025.

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Pemkot Balikpapan dengan Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta melibatkan distributor dan pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan tetap terjaga.

Haemusri menjelaskan, setiap jelang hari besar keagamaan, harga sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami gejolak. Namun ia memastikan stok pangan, khususnya beras, masih dalam kondisi aman.

“Per hari ini, laporan Bulog menunjukkan ketersediaan beras sekitar 2.800 ton yang belum didistribusikan. Itu cukup untuk kebutuhan Desember hingga Januari,” ujarnya.

Ia menerangkan bahwa distribusi beras di Balikpapan berjalan melalui dua jalur, yakni distribusi pemerintah dan distribusi oleh para distributor yang bermitra dengan ritel. Pemerintah tetap memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp15.400 per kilogram untuk beras premium dan Rp14.000 untuk beras medium.

“Yang penting itu barangnya ada. Lidah Balikpapan rata-rata suka beras premium, jadi berapa pun harganya dibeli. Tapi distributor tetap harus mengikuti aturan harga pemerintah,” kata Haemusri.

Terkait potensi gangguan distribusi akibat cuaca buruk di sejumlah daerah, Haemusri memastikan Balikpapan tetap aman.

“Sebagai kota kunci distribusi pangan di Kalimantan Timur dan wilayah yang menjadi prioritas pemerintah pusat karena proyek dengan skala nasional seperti IKN dan RDMP, pasokan pangan diproyeksikan tetap lancar sepanjang akhir tahun,” tutup dia.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar